Sektor Pertanian Ditargetkan Jadi Unggulan Kabupaten Paser

TB Sihombing

Rapat Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan dan penyempurnaan Ranwal RKPD Kabupaten Paser 2023, di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Senin (31/01/) (TBS)

Paser, helloborneo.com – Sektor pertanian ditargetkan jadi unggulan Pemerintah Kabupaten Paser, sebagai landasan perekonomian di daerah itu pada 2023, dalam memenuhi kebutuhan pangan penduduk ibu kota negara Indonesia yang baru di wilayah Kalimantan Timur.

Target tersebut disampaikan Bupati Paser Fahmi Fadli, pada Forum Konsultasi Publik dalam rangka penyusunan dan penyempurnaan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Paser 2023, di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Senin (31/01/).

Fahmi Fadli menjelaskan, dipilihnya sektor ekonomi sebagai landasaran perekonomian, merupakan peluang yang daerah miliki, selain bertujuan sebagai transformasi ekonomi, juga merupakan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

“Kami manfaatkan sebaik mungkin melalui transformasi ekonomi, karena peluang sektor pertanian memiliki kejelasan pangsa pasar,” ujarnya kepada helloborneo.com.

Ia menjelaskan, target 2023 rencananya didukung dengan empat program prioritas. Di antaranya, peningkatan perekonomian yang mandiri berbasis pertanian, peningkatan kualitas pelayanan publik melalui pemerintahan yang partisipastif, penguatan layanan infrastruktur, kualitas pengelolaan lingkungan hidup, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan sosisal.

Target sasaran dari program prioritas tersebut, berdampak pada pembangunan daerah di bidang ketahanan pangan dan kesejahteraan penduduk yang bekerja di sektor pertanian dan diharapkan mampu jadi pondasi perekonomian daerah selain sektor tambang.

“Ini kami upayakan agar sektor pertanian dalam arti luas mampu jadi sektor unggulan yang dapat diandalkan, selain sektor tambang yang jumlah kandungann semakin menipis dari tahun ke tahun,” ucapnya.

Kendati begitu, berdasarkan pemaparan Kepala Bappedalitbang Kabupaten Paser, M. Isnaini Yanuardi, kinerja perekonomian Kabupaten Paser pada 2023 dihadapi pada beberapa peluang, dominan yang dihadapi lebih kepada tantangan.

Beberapa di antaranya, seperti pertumbuhan PDRB sektor pertanian, belum optimalnya pemanfaatan sumber daya alam, hingga berkurangnya lahan pertanian produktif akibat alih fungsi lahan, serta belum tersedianya industri hilir untuk sektor pertanian. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses