DPRD Paser Bahas Bantuan Pembangunan dan Pengembangan Sekolah

TB Sihombing

Komisi 2 DPRD Kabupaten Paser menggelar RDP bersama SMK Negeri 4 Tanah Graogot (TBS)

Paser, helloborneo.com – Komisi 2 DPRD Kabupaten Paser menggelar RDP (rapat dengar pendapat) membahas bantuan pembangunan dan pengembangan menuju sekolah unggul bersama SMK Negeri 4 Tanah Grogot.

Rapat yang digelar, Kamis tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Paser, Fadly Imawan didampingi Anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Paser di antaranya Lamaluddin, Yairus Pawe dan Supian, serta dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser, Yunus Syam.

Tujuan sekolah mengusulkan pelaksanaan rapat tersebut, sebagai target sekolah untuk meminta keterlibatan Pemerintah Kabupaten Paser dan swasta yang berinvestasi di kabupaten setempat untuk berpartisipasi dan pembangunan menuju sekolah unggul.

Adapun kebutuhan yang disampaikan, yakni program peningkatan SDM dan program dalam bentuk fisik yang secara keseluruhan berjumlah 13 kebutuhan. Kendati begitu, sekolah tersebut sudah dapat bantuan dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Fadly Imawan mengapresiasi perkembangan pendidikan SMK Negeri 4 Tanah Grogot. Namun, menilai perlu memprioritaskan pengembangan sekolah lainnya yang ada di setiap kecamatan, dan perlu jadi perhatian.

“Masalahnya masih banyak juga sekolah-sekolah di bawah naungan pemerintah kabupaten yang harus dibantu. SD dan SMP dulu untuk menuntaskannya saja butuh Rp400 Miliar,” jelasnya.

Kondisi saat ini masih banyak sekolah yang belum layak menurut politisi Partai Golkar tersebut, sehingga harus dilakukan pemerataan pembangunan di bidang pendidikan di bawah naungan pemerintah kabupaten.

Bantuan terhadap SMK Negeri 4 Tanah Grogot, perlu dilakukan persetujuan antara Pemerintah Kabupaten Paser dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sebagai yang menaungi.

“Kita mau juga pembangunan sekolah merata dan ada juga yang unggul. Tapi untuk SMK diselesaikan dulu agreement dengan pemerintah provinsi, kemudian kita lihat bagaimana perkembangannya, yang jelas pendidikan adalah prioritas,” ujarnya.

Kebutuhan SMK Negeri 4 Tanah Grogot, di antaranya magang guru dan teknisi di industri, kunjungan industri guru dan siswa, guru tamu dari industri, serta magang guru di sekolah unggul dan pengembangan pengajaran di sekolah.

Kemudian dalam bentuk bangunan seperti pembebasan lahan, penambahan ruang kelas baru dan laboratorium atau ruang praktik, gedung serba guna, perlengkapan ekstrakulikuler, kantin sekolah dan taman hingga gazebo. (adv/bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.