Legislatif Kabupaten Paser Desak BKAD Segera Tetapkan SSH

TB Sihombing

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Paser, Basri Mansyur (TBS)

Paser, helloborneo.com – Legislatif atau Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser, mendesak Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) setempat untuk segera menetapkan SSH (standar satuan harga) agar perencenaan kegiatan di daerah itu tidak terhambat.

“Lambatnya penetapan SSH berdampak pada terhambatnya kegiatan,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Paser, Basri Mansyur ketika ditemui helloborneo.com di Paser, Rabu.

“Khawatirnya waktu terus berjalan, kemudian masa pelaksanaan perencanaan kegiatan jadi terlambat,” tambahnya.

Sampai saat ini, semua OPD (organisasi perangkat daerah) Pemerintah Kabupaten Paser belum mendapatkan untuk kegiatan perencanaan tegas dia, BKAD diminta segera mengambil tindakan dalam menyelesaikan penetapan SSH.

“Meminta bidang aset pemerintah kabupaten, leading sector yang menentukan harga satuan secepatnya memberikan informasi pada masing-masing OPD guna melaksanakan program perencanaan,” ucapnya.

Kendati perencanaan yang ada sudah hampir selesai, jika tidak ada SSH program tidak akan berjalan lanjut ia, sehingga penetapan SSH harus segera dilakukan.

“Sesuai dengan hasil revisi dengan menyesuaikan harga pasaran tahun ini,” jelas politisi Partai Golkar tersebut.

Wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Kecamatan Tanah Grogot itu beranggapan SSH perlu dikaji ulang, sebab adanya rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), BKAD juga diminta mempersiapkan hasil revisi kenaikan harga bahan bakar yang sementara belum berlaku.

“Ini antisipasi, biasanya harga satuan itu memang sengaja dinaikkan untuk mengantisipasi dan begitu ada kenaikan harga tidak direvisi lagi,” kata Basri Mansyur. (adv/bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.