Curang Tes Doping, Medali Emas Olimpiade Rio Atlet Angkat Besi Kazakhstan Dicabut

Tun MZ

Atlet angkat besi asal Kazakhstan Nijat Rahimov berpose dengan medali emas yang diraihnya setelah ia berhasil menjadi yang terbaik di kelas 77 kilogram pria dalam ajang Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, pada 10 Agustus 2016. (Foto: AFP/Goh Chai Hi
Atlet angkat besi asal Kazakhstan Nijat Rahimov berpose dengan medali emas yang diraihnya setelah ia berhasil menjadi yang terbaik di kelas 77 kilogram pria dalam ajang Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brazil, pada 10 Agustus 2016. (Foto: AFP/Goh Chai Hi)

Kazakhstan, helloborneo.com – Atlet Kazakhstan Nijat Rahimov telah kehilangan medali emas angkat besi Olimpiade Rio dan dilarang tampil selama delapan tahun atas tuduhan menggunakan metode doping.

Atlet berusia 28 tahun itu memenangkan medali emas Olimpiade kategori di bawah 77 kilogram pada tahun 2016 dengan berhasil membubuhkan rekor dunia angkat besi kategori clean and jerk seberat 214 kg.

Tetapi, pada Selasa (22/3) pengadilan tinggi olahraga (CAS) memutuskan bahwa Rahimov telah mengganti air seninya pada empat kesempatan yang mereka anggap menggunakan metode terlarang.

Pengadilan itu melarang Rahimov ikut dalam lomba selama delapan tahun mulai dari Januari 2021, dan membatalkan semua hasil dari Maret 2016 hingga dan termasuk Januari 2021.

Hukuman itu termasuk pembatalan semua medali selama periode tersebut. (voa/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.