Dinkes Penajam Buka Layanan Vaksinasi COVID-19 Saat Mudik

Bagus Purwa

Kepala Dinkes Kabupaten Penajam Paser Utara, Jense Grace Makisurat (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara, membuka layanan vaksinasi COVID-19 di sejumlah titik yang menjadi pusat keramaian di daerah itu pada saat mudik Lebaran 2022.

Kepala Dinkes Kabupaten Penajam Paser Utara, Jense Grace Makisurat saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis, mengatakan instansinya telah membuka sentra layanan vaksinasi virus corona di setiap masjid selama Ramadhan.

“Vaksinasi COVID-19 selama Ramadhan itu dilaksanakan setelah Shalat Tarawih, sebagai upaya mendatangi tempat-tempat berkumpul masyarakat,” ujarnya.

Salah satu upaya menggencarkan vaksinasi COVID-19, kata dia, dengan membuka sentra layanan vaksinasi di titik-titik keramaian seperti di pelabuhan penyeberangan dan di wilayah Tunan dan Petung saat mudik Idul Fitri 1443 Hijriah

Sentra layanan vaksinasi virus corona tersebut berupa posko yang didirikan berdampingan dengan posko mudik yang dibuka tujuh hari sebelum Lebaran hingga tujuh hari sesudah Lebaran.

Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara juga membuka layanan vaksinasi COVID-19 di tempat-tempat wisata yang ada di wilayah setempat.

Pendirian posko layanan vaksinasi virus corona, kata dia, juga dilakukan di tempat-tempat yang berpotensi didatangi masyarakat saat libur Idul Fitri.

“Sesudah Lebaran biasanya masyarakat akan berkunjung ke tempat wisata dan kami hadir untuk berikan vaksinasi COVID-19,” ucapnya.

Petugas juga melakukan razia kepada warga belum divaksin.

“Dengan adanya posko vaksinasi itu, polisi akan lakukan razia terhadap warga yang belum divaksin dan langsung dibawa untuk divaksin di posko,” kata Grace Makisurat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara terus menggencarkan vaksinasi COVID-19, terutama untuk dosis dua dan dosis tiga (penguat), karena capaiannya terbilang rendah dibandingkan dengan dosis satu.

Capaian vaksinasi dosis dua 72,55 persen atau 111.251 sasaran, dosis tiga 17,27 persen atau 20.038 sasaran, dan dosis satu 81,74 persen atau 125.341 sasaran. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.