Kejati Kaltim Dorong Kesadaran Hukum di Penajam Melalui Duta Sadar Hukum

ES Yulianto

Wakil Ketua Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Amiek Wulandari (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timurmendorong kesadaran hukum di Kabupaten Penajam Paser Utara melalui kegiatan pemilihan Duta Sadar Hukum di kalangan pelajar tingkat sekolah menengah atas di daerah berjuluk “Benuo Taka” itu.

Kegiatan yang didukung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur tersebut melibatkan 20 peserta dari 10 tim yang berasal dari 10 sekolah tingkat menengah atas di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Wakil Ketua Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Amiek Wulandari saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Rabu, mengatakan keprihatinan pihaknya atas lonjakan kasus hukum yang melibatkan anak hingga 40 persen selama pandemi COVID-19 menjadi dorongan untuk menyelenggarakan pemilihan Duta Sadar Hukum.

“Keprihatinan yang mendalam dan diperlukan perhatian khusus dalam penanganannya baik itu anak sebagai korban maupun anak sebagai pelaku tindak pidana,” ucapnya.

Diharapkan dengan kegiatan pemilihan pemilihan Duta Sadar Hukum tersebut generasi penerus yang memiliki karakter dalam kesadaran hukum mampu memberikan dampak baik pada lingkungan.

“Kami berharap generasi penerus berkarakter sadar hukum, karena ketertiban dan keamanan masyarakat itu dimulai dari anggota masyarakat yang sadar hukum,” ujarnya.

Dengan kesadaran hukum yang dimiliki pelajar bisa berdampak positif lanjut dia, sehingga dapat menciptakan ketertiban dan ketentraman di lingkungan masyarakat.

Kesadaran hukum dapat menularkan perilaku positif dan bermanfaat bagi masyarakat, yang membuat ketertiban dan ketentraman umum dapat terpelihara di tengah kehidupan masyarakat.

Para pelajar yang mengikuti pemilihan Duta Sadar Hukum dinilai sangat leluasa dalam berekspresi, serta memiliki kemampuan literasi yang cukup mengenai hukum dalam menyampaikan pendapatnya.

“Sudah bisa mengekspresikan, terlihat sudah memiliki literasi dan pengetahuan yang bagus, serta sudah sangat pandai menyampaikan pendapat terkait hukum,” kata Amiek Wulandari.

Finalis kegiatan pemilihan Duta Sadar Hukum di Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni dari SMA Negeri 2. SMA Negeri 4 dan SMA Negeri 8.

Enam orang finalis tersebut akan kembali beradu kemampuan pengetahuan tentang hukum di tingkat provinsi melawan beberapa finalis dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.