Hidupkan Sastra Lisan Kubar, Kantor Bahasa Kaltim Gelar Pementasan Lagu Daerah Benuaq

Sophia A Razak

Pementasan lagu daerah Benuaq, yaitu Rijoq, Dongkoi, Deguq, dan Doneq. (Ist)

Barong Tongkok, helloborneo.com – Hidupkan kembali sastra lisan di daerah Kutai Barat, Kantor Bahasa Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar pementasan lagu daerah Benuaq, yaitu Rijoq, Dongkoi, Deguq, dan Doneq pada Kamis (7/7) lalu di Taman Budaya Sentawar, Barong Tongkok, Kutai Barat.

Kepala Kantor Bahasa Kaltim, Halimi Hadibrata menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya melindungi sastra lisan di Kabupaten Kutai Barat supaya tidak punah serta menguatkan dan menghidupkan kembali sastra lisan tersebut.

“Mudah-mudahan sastra lisan ini dapat digemari kembali oleh anak-anak kita sehingga anak-anak kita tidak tercerabut dari akar budayanya,” jelasnya.

Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutai Barat sebagai mitra sehingga dapat bersinergi untuk menghidupkan kembali sastra lisan di Kabupaten Kutai Barat yang hampir punah. Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Barat, Syamsuri, serta perwakilan dari Taman Budaya Sentawar, Domius, dan melibatkan siswa menengah di Kabupaten Kutai Barat.

Pementasan ini merupakan rangkaian kegiatan setelah para siswa dilatih secara intensif oleh para pendamping dan pelatih. Pendamping pada kegiatan ini adalah Emanuel, sementara Kartolo dan Anastasia Karina ditunjuk sebagai pelatih, dibantu oleh koordinator pementasan dan dokumentasi Valenci Kalista.

Kepala Bidang Kebudayaan, Dinas Pendidikan Kabupaten Kutai Barat, Syamsuri menyampaikan bahwa pihaknya akan melindungi dan melestarikan sastra lisan khususnya lagu daerah Rijoq, Dongkoi, Dequq, Doneq.

“Ini motivasi agar sastra lisan di Kabupaten Kutai Barat tidak akan pernah punah. Semoga nanti ke depannya akan semakin banyak sastra lisan yang dapat direvitalisasi di Kubar agar sastra lisan tidak tergerus oleh modernisasi,” jelasnya Syamsuri.

Ia menambahkan bahwa sastra lisan dan budaya Kabupaten Kutai Barat dapat menjadi aset bagi Kabupaten Kutai Barat, selain sumber daya alamnya.

Diketahui Rijoq, Dongkoi, Doneq, dan Deguq biasanya dibawakan ketika acara riang gembira. Tema dari lagu-lagu tersebut menyesuaikan keperluan acara. Lagu rijoq biasanya terdiri dari 3 baris dalam satu bait, lagu dongkoi biasanya terdiri atas 4 baris dalam satu bait, sedangkan lagu deguq biasanya terdiri atas 6 baris dalam satu bait. (sop/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.