Jelang Olah TKP Insiden Ledakan, Struktur Pabrik V Pupuk Kaltim Disebut Rapuh

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutedjo. (Foto: dok. Istimewa)

Roy MS

Bontang, helloborneo.com – Kepolisian mulai melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait investigasi penyebab over firing di pabrik V PT Pupuk Kaltim. Olah TKP turut melibatkan tim forensik Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri cabang Jawa Timur.

Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutedjo menerangkan, penyidik Satreskrim Polres Bontang bersama empat anggota tim forensik akan memeriksa area titik terjadinya ledakan dalam pabrik.

“Iya benar, sore ini penyidik dan tim internal PKT akan masuk melakukan olah TKP,” kata Yusuf melalui pesan singkat, Kamis (28/7).

Lebih lanjut Yusuf mengklarifikasi kabar yang sempat beredar jelang olah TKP mengenai larangan terhadap pihaknya memasuki area pabrik V.

Ia meluruskan, bahwa penyidik diminta menunggu selama beberapa saat hingga tim teknis internal (Pupuk Kaltim) rampung mempersiapkan jalur aman menuju lokasi titik ledakan. Pasalnya, ada beberapa struktur pabrik yang dianggap masih rawan.

“Jadi sebenarnya (tim teknis) sedang melakukan penguatan struktur, karena ada beberapa yang rapuh,” terangnya.

Terkait dengan penyelidikan kasus, kepolisian sampai dengan saat ini sudah meminta keterangan empat saksi yang seluruhnya operator mesin pabrik. Hanya saja, Ia belum ingin menjelaskan detil temuan penyidik dalam proses olah TKP.

“Kan masih proses. Kalau soal (hasil olah tkp) itu belum bisa saya jawab,” tutupnya. (yor)

BACA JUGA:





Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses