ES Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Penajam Paser Utara berkunjung ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa, (6/9). Kunjungan ini bertujuan mempererat sinergitas antar lembaga dalam penegakan hukum di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.
Selain itu, kunjungan ini juga sebagai ramah tamah berkaitan dengan pimpinan baru di Korps Adhyaksa. Kedatangan rombongan yang dipimpin Kepala Kejari Penajam Paser Utara, Agus Chandra itu disambut Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Syahrudin M Noor.

“Karena saya baru tugas di sini, maka saya bersilaturahmi dengan pimpinan DPRD dalam rangka meningkatkan dukungan kejaksaan ke pada pemerintah dan DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara mendukung rencana pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Agus Chandra.
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan kesiapannya dalam meningkatkan sinergitas antar kedua institusi. Menyamakan persepsi dalam keberhasilan pelaksanaan tugas masing-masing sesuai tupoksi demi mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.
“Kejaksaan di bidang hukum, melalui instrumennya perdata, pidana dan intelejen. Kami memfungsikan diri bersinergi kaitannya dengan penegakan hukum baik yang bersifat prefentif maupun yang bersifat refresif,” ujarnya
Lebih dari itu, rencana pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) juga tak luput dari pembahasan. Bahwa Kejari Kabupaten Penajam Paser Tanah juga menyatakan komitmennya dalam menyukseskan pembangunan pusat negara baru itu hingga tuntas.
Seperti diketahui, pembangunan IKN itu membutuhkan anggaran APBN 30 persen serta 70 persen melibatkan unsur swasta. Salah satunya di sisi inilah pihaknya akan berperan aktif dalam pengawasan proses penyediaan pembangunan infrastruktur.
“Dengan adanya ibu kota negara di Kabupaten Penajam Paser Utara tentu saja pembangunan harus Kita dukung. Oleh karena itu kami di kejaksaan berupaya untuk mendukung pembangunan dengan memastikan bahwa adanya kepastian hukum dalam investasi untuk penyediaan infrastruktur di IKN,” ucapnya.

Sementara itu, Syahrudin menyambut baik kunjungan pun rencana peningkatan sinergitas yang akan dibangun. Terlebih, dua institusi ini tergabung bersama dalam Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Penajam Paser Utara yang harus berjalan seiring.
“Saya kira ini hal yang baik dan harus kita suport sama-sama. Kita perlu ada sinergisitas bersama teman-teman Forkopimda. Apapun hal yang terkendala dengan kondisi yang ada, kita harus diskusi bersama Forkopimda ini penting buat kita,” tutur Syahrudin M Noor.
Kemudian, persoalan IKN memang menjadi poin utama dalam pertemuan. Yang mana dalam mendukung rencana pemerintah pusat ini, sambungnya, semua pihak perlu untuk menyatukan persepsi. Karena dengan hadirnya Badan Otorita IKN, tidak sekaligus semua fasilitas kependudukan bisa langsung diterima.
“Tentu dengan adanya pembangunan dari pemerintah pusat jelas perlu adanya pengamanan, butuh kepastian hukum. Saya kira ini penting guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sedini mungkin. Kalau kita kuat dan solid ini menjadi posisi penting buat mendukung IKN,” pungkas Syahrudin. (adv/log)

















