Pembangunan IKN Nusantara Baru Berdampak Positif pada UMKM di Penajam

NB Purwaniawan

Kepala Dinas Kukmperindag Kabupaten Penajam Paser Utara, Kuncoro (ESY)
Kepala Dinas Kukmperindag Kabupaten Penajam Paser Utara, Kuncoro (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Indonesia baru bernama Nusantara di sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni Kecamatan Sepaku berdampak positif terhadap pertumbuhan UMKM (usaha mikro kecil menengah) di daerah itu.

Sejak adanya pembangunan IKN Nusantara menurut Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kuncoro di Penajam, Kamis, sektor UMKM mengalami pertumbuhan pesat.

Pembangunan infrastruktur IKN Indonesia baru berpengaruh terhadap pertumbuhan UMKM di seluruh kecamatan di daerah berjuluk “Benuo Taka” itu, terutama di Kecamatan Sepaku.

Pemerintah pusat, provinsi dan pemerintah kabupaten terus berupaya meningkatkan SDM (sumber daya manusia) pelaku UMKM agar dapat bersaing secara kualitas produk maupun layanan.

Kementerian Koperasi dan UKM kata dia, sudah mulai memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM di Kalimantan Timur, terutama di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dinas Kukmperindag Kabupaten Penajam Paser Utara menjalin kerja sama dengan Pegadaian dan Bank Indonesia (BI) dalam membantu pengusaha UMKM di daerah itu.

Perkembangan UMKM di wilayah Penajam Paser Utara cukup luar biasa, terutama di Kecamatan Sepaku seperti di Desa Bukit Raya, Sukaraja dan Desa Bumi Harapan.

“Sebelumnya tidak banyak gerai (konter) telepon selular dan warung makan, tapi sekarang konter telepon genggam serta warung makan mulai banyak di sepanjang jalan poros Sepaku,” jelas dia.

Kemudian toko pakaian dan penginapan juga tumbuh di wilayah Kecamatan Sepaku yang ditetapkan sebagai kawasan inti IKN Indonesia baru.

Peningkatan mutu SDM pelaku UMKM lokal sangat penting, agar nantinya pengusaha UMKM lokal tidak tersingkirkan dari persaingan di IKN Nusantara.

Tenaga kerja pembangunan sudah banyak di kawasan ibu kota negara baru memicu pertumbuhan UMKM jelas Kuncoro, dan meningkatkan pendapatan seperti warung makan sudah bisa mendapatkan penghasilan sampai sekitar Rp5 juta per bulan. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.