Pea Bai 4, Komunitas Gembel PPU Gelar Sharing Sessions Coffee Cupping

ES Yulianto

Sharing Sessions Coffee Cupping. (Ist)
Sharing Sessions Coffee Cupping. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Komunitas Gemar Belajar (Gembel) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar Sharing Sessions Coffee Cupping, di Jkopi Waru, Jumat, (16/9). Kegiatan ini digagas para anak muda kreatif Pea Bai dengan mengangkat tema ARABIKA “Asah Rasa Bincang Kopi Nusantara”.

Terselenggaranya kegiatan ini didukung Roeang Lovie, Umak Communal Space, Helloborneo.com, Jkopi Cafe, Capital Barbershop, Maccarina Cafe, Jon Brother Shoes Care, Zuppa Soup Oma Ani.

Dalam kegiatan ini diikuti belasan peserta pelaku dan pemerhati kopi di Benuo Taka dan daerah sekitarnya, seperti Kabupaten Paser dan Kota Balikpapan. Menurut Koordinator Komunitas Gembel Kabupaten PPU, Achmad Fitriady menjelaskan ini merupakan sebuah langkah dalam mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) dalam melihat isu strategis nasional.

“Gembel PPU sebagai fasilitator dari aksi kreatif pemuda yang ada di PPU, untuk bersiap menghadapi pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN). Dan kali ini kita mengajak teman-teman perkopian,” ujarnya.

Kemudian menurutnya, bahwa edukasi bagi masyarakat terutama dalam cita rasa kopi untuk meningkatkan kualitas dan nilai jual kopi sangat penting. Karena berpengaruh besar pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat mulai dari petani hingga ke penggiat kopi.

Hadir untuk memberikan materi, Ketua Komunitas Unity Coffeelicious Enthusiasth of Balikpapan (Uncle B) Raden Prima Jaka Mulya menjabarkan dasar cita rasa kopi. Kali ini khusus jenis Arabica, seluruh peserta diajak untuk mengobservasi atau mengidentifikasi rasa sebelum kopi itu tiba dalam cangkir para penikmat kopi.

“Para peserta sangat antusias, bahkan dari luar daerah datang. Ini merupakan kolaborasi yang bagus, agar teman-teman kopi bisa lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan cita rasa kopi yang memiliki ciri khas tersendiri,” jelasnya.

Prima juga mengungkapkan kegiatan serupa ini perlu terus dilakukan agar sektor perkopian PPU di masa-masa yang akan datang dapat menghadapi tantangan zaman. Satu hal yang perlu dihadapi ialah era di mana IKN telah berpindah ke Kaltim.

“Isu IKN itu, bukan akan menjadi tantangan tapi sudah menjadi tantangan saat ini. Dan dalam beberapa tahun ke depan, warga-warga di sini harus bisa menjadi tuan rumah di sini, siap bersaing. Karena akan banyak kedatangan SDM yang mungkin lebih siap di dunia perkopian ini,” kata Prima memotivasi.

Maka itu, untuk menuntaskan materi yang menarik ini sambungnya, tidak bisa diselesaikan hanya dalam waktu yang singkat. Banyak materi pengelolaan kopi secara profesional mesti terus diadakan mulai dari hulu hingga hilir.

Kegiatan yang Komunitas Gembel Kabupaten PPU ini digagas oleh Pea Bai ini, dinilai sangat baik oleh Pemateri. Kegiatan ini dinilai juga memiliki tujuan untuk saling berkesinambungan bersama untuk menumbuhkan ekonomi kreatif.

“Sebagian tujuan untuk saling berkesinambungan membangun ekonomi kreatif dengan menggandeng Jkopi sebagai usaha mikro kecil menengah (UMKM),” tambahnya

Sementara itu, salah satu pentolan Pea Bai, Aditya Sachrul Ichsan mengatakan pihaknya akan senantiasa rutin menggelar kegiatan positif seperti ini. Utamanya dalam kegiatan yang mendorong pemulihan ekonomi sejalan dengan relaksasi situasi pandemi Covid-19.

“Ini merupakan kegiatan keempat yang kami adakan, yang juga masih dengan tujuan untuk mendukung sektor usaha yang ada di daerah bisa terus maju,” ucapnya.

Dalam waktu dekat pula, Pea Bai tengah mengagendakan gelaran selanjutnya yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang. Direncanakan dalam kegiatan ini akan lebih banyak melibatkan anak muda PPU, agar dapat saling memberikan semangat dalam menciptakan peluang.

“Pea Bai Kelima, berkaitan dengan memperingati Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober. Kita akan coba menampilkan panggung seni yang ada di PPU, berkolaborasi dengan banyak kegiatan lainnya,” pungkas Adit. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.