Satpol PP Kabupaten PPU Amankan 6 Orang Hendak Konsumsi Miras Oplosan

Edy Suratman Yulianto

Plt Kepala Satpol PP Kabupaten PPU Arifin. (ESY)
Plt Kepala Satpol PP Kabupaten PPU Arifin. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), mengamankan 6 orang anak di bawah umur yang diduga hendak mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) oplosan di taman depan kantor Bupati Kabupaten PPU, Minggu (30/04/2023) lalu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kabupaten PPU Arifin melalui Komandan Regu 6 Fitriadi, mengaku mendapati 6 orang anak kedapatan hendak mengkonsumsi Miras oplosan berupa alkohol dan obat batuk. Pengaman dilakukan usai dilakukan patroli malam di taman depan kantor Bupati Kabupaten PPU lalu.

“Di pendopo alun-alun mendapatkan beberapa anak remaja yang ingin mengonsumsi alkohol dan obat batuk,” tutur Fitriadi.

6 orang anak tersebut diketahui masih berumur dibawah tahun alias berstatus pelajar. Setelah diajukan beberapa pertanyaan, 5 diantaranya mengakui telah mengonsumsi miras oplosan tersebut sedangkan 1 lainnya beralasan menemani rekannya.

“Mereka ada 6 orang namun hanya 5 orang yang setelah kami minta keterangan mengakui menkonsumsi dan sisanya hanya menemani,” ujarnya.

Setelah berhasil mengamankan barang bukti, petugas Satpol PP Kabupaten PPU kemudian mengiring anak di bawah umur ke Kantor Satpol PP Kabupaten PPU untuk mendapatkan pembinaan terlebih dahulu. Hal itu dilakukan karena mereka masih di bawah umur.

“Dikarenakan masih mereka masih dibawah umur jadi kami bawa kekantor untuk kami berikan pembinaan,” ungkapnya.

Dianggap cukup melakukan pembinaan, orang tua sang anak pun dipanggil untuk mendapatkan arahan dari petugas. Petugas memberikan arahan agar orang tua mereka bisa memberikan perhatian kepada untuk tidak mengulangi perbuatannya tercela.

“Serta berkomunikasi dengan pihak orang tua untuk dapat memberikan perhatian lebih ekstra agar anak-anak tidak mengulang kembali kegiatan ngoplos,” terangnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses