Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com, – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memperingati Hari Kartini di Aula Kantor Bupati Kabupaten PPU, Kamis (11/05/2023).
Dalam kegiatan ini dihadiri Bupati PPU Hamdam Pongrewa, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Satriyani Sirajuddin Hamdam, Perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan organisasi wanita yang ada di Kabupaten PPU seperti Persaudaraan Istri Tentara (Persit) Kartini Chandra Kirana dan juga organisasi wanita dari kepolisian Bhayakara.

Dalam sambutan, Kepala DP3AP2KB Kabupaten PPU, Chairul Rozikin mengatakan peringatan hari Kartini berlatarbelakang dari upaya untuk meneladani sikap dan perilaku Raden Ayu (R.A) Kartini dalam perjuangannya sehingga bisa dinobatkan menjadi Pahlawan Nasional Indonesia.
“Peringatan hari Kartini yang melatarbelakangi kegiatan pada hari ini, sebagaimana kita ketahui bahwa peringatan hari Kartini setiap tahun bagi bangsa Indonesia menjadi momen khusus untuk meneladani sikap dan perilaku ibu Ra Kartini serta meneruskan perjuangannya,” kata Chairul Rozikin.
Chairul Rozikin menilai kaum wanita memiliki potensi yang baik untuk kemajuan bangsa dan juga kesejahteraan bagi Indonesia dan khususnya Kabupaten PPU. Perlu adanya langkah yang baik untuk bisa melibatkan kaum wanita sehingga beberapa capaian bisa terwujud seperti kesetaraan gender.
“Besarnya potensi yang dimiliki oleh kaum perempuan harus benar benar dioptimalkan bagi kemajuan bangsa dan kesejahteraan rakyat untuk diperlukan langkah strategis untuk merubah paradigma pembangunan sumber daya manusia lebih mengedepankan kesetaraan gender,” ujarnya
Selain itu, dirinya berharap adanya upaya dari kesetaraan gender bisa menciptakan wanita-wanita yang mampu berdaya saing menghadapi era globalisasi, baik di waktu saat ini maupun masa yang akan datang.
“Menciptakan Kartini yang baru untuk menghadapi tantangan di era globalisasi. Namun dengan tetap tidak meninggalkan esensinya sebagai ibu rumah tangga,” tuturnya.
Tak hanya sekedar seremonial, dalam peringatan hari Kartini pihaknya merangkai dengan beberapa kegiatan seperti lomba fashion show yang mengedepankan kebaya menyerupai pakaian R.A Kartini hingga sosialisasi etika pemakaian busana kebaya
“Tahun 2023 peringatan hari Kartini ini dirangkaikan dengan beberapa kegiatan berupa lomba-lomba fashion show kebaya Kartini yang diikuti oleh seluruh organisasi perempuan yang tergabung dalam GOW serta sosialisasi etika berbusana kebaya,” pungkasnya. (adv/log)

















