Bagus Purwa

Penajam, helloborneo.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, berhasil mengatasi kebakaran pada 20 hektare lahan gambut yang terjadi di 10 lokasi di daerah berjuluk Benuo Taka itu.
“Kami bersama sejumlah pihak terkait berhasil lakukan pemadaman pada 10 kasus kebakaran hutan dan lahan dengan luas mencapai 20 hektare,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara Budi Santoso di Penajam.
Sejak dua bulan terakhir tercatat 20 hektare lahan gambut terbakar, lanjut dia, dan selama periode itu kebakaran hutan dan lahan berhasil dipadamkan.
Kasus kebakaran hutan dan lahan tersebut terbanyak terjadi di wilayah Kecamatan Penajam, karena mayoritas lahan di wilayah itu merupakan lahan gambut yang mudah terbakar.
“Juli hingga Agustus 2023 sudah terjadi 10 kasus kebakaran hutan dan lahan di 10 lokasi,” katanya.
“Kebakaran hutan dan lahan Yang berhasil dipadamkan terbesar dengan luas delapan hektar terjadi di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam,” tambahnya.
Peralatan yang dimiliki BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini masih aman dan mencukupi, serta jumlah personel juga memadai untuk melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan.
Kendala saat melakukan kebakaran hutan dan lahan ketika menuju lokasi kebakaran dengan jalan tidak bisa dilalui kendaraan bermotor, menurut Budi Santoso, sehingga harus ditempuh berjalan kaki dengan membawa peralatan.
Kemudian di lokasi kebakaran hutan dan lahan sumber air menipis atau tidak ada sumber air yang dibutuhkan untuk pemadaman, sehingga pemadaman dilakukan secara manual dengan membuat sekat mengelilingi api.
BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara dan instansi terkait juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah setempat.
Masyarakat dan perusahaan diingatkan tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar, serta warga tidak membuang puntung rokok di lahan yang mudah terbakar, karena pada saat musim kemarau dapat memicu terjadinya kebakaran. (adv/log)
















