Tohar Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di RSUD RAPB PPU

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di RSUD RAPB PPU. (Ist)
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di RSUD RAPB PPU. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Penajam Paser Utara (PPU), Tohar menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 18 Rabiul awal 1445 Hijriyah yang digelar di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Aji Puteri Botung PPU, Kilometer 09, Nipah-nipah, Rabu, (04/10/2023).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini mengangkat tema “Pembawa damai dan persaudaraan “Acara ini menghadirkan penceramah Ustd. H.M. Ali Busthomi Al Qoriibaniy asal Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah SKPD dan unsur pimpinan serta ratusan karyawan di lingkungan rumah sakit terbesar di kabupaten PPU ini. 

Dalam sambutannya Tohar mengatakan atas nama pemda PPU menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak penyelenggara kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dalam hal ini RSUD Ratu Aji Puteri Botung. 

Dia berharap, melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut ada sedikit barokah kepada semua tanpa terkecuali. 

“Nabi besar Muhammad SAW telah menginfirasi kita semua, baik melalui perbuatan maupun ucapannya. Perbuatan dan ucapan itu tentunya dapat kita implementasi kan dalam tugas-tugas kita sebagai pelayan masyarakat,” kata Tohar.

Sementara itu, Direktur RSUD Ratu Aji Puteri Botung PPU, dr. Lukasiwan Eddy Saputro mengatakan melalui tema yang diangkat dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, dia berharap untuk mencari persamaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. 

“Kita yang hadir disini ada unsur pimpinan, ada staff, ada security, ada cleaning service dan sebagainya. Tetapi tugas utama kita adalah sama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat PPU,” ungkapnya. 

Sementara itu, dalam Tausiyahnya Ustd. H.M. Ali Busthomi Al Qoriibaniy asal Tabalong ini banyak menyampaikan tauladan Nabi Muhammad SAW kepada seluruh umatnya.

Dia mengatakan bahwa Rasulullah juga mengajarkan kasih sayang antar sesama manusia. 

Sebagai umatnya sambung dia, harus bisa belajar dari nabi bagaimana membawa kedamaian di muka bumi ini. Jangan ada perpecahan, permusuhan dan sebagainya karena itu tidak sesuai dengan apa yang diajarkan Rasulullah SAW. 

“Kalau kita bermusuh-musuhan itu berarti setan sukses membawa kita kepada hal yang tidak baik yang tidak diamanahkan Rasulullah kepada umatnya,” ucapnya. (adv/hms/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses