Eliminasi dan Pencegahan Stunting Menjadi Komitmen Kabupaten PPU

Bagus Purwa

Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar. (Ist)
Sekretaris Daerah Kabupaten PPU, Tohar. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Eliminasi (penghapusan) dan pencegahan stunting (kekerdilan anak) akibat kurang asupan gizi menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Paser Utara, untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan.

Pemerintah kabupaten, jelas Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar di Penajam, terus berupaya melakukan penghapusan jumlah stunting dan pencegahan kekerdilan anak bertambah.

Faktor penting yang harus diperhatikan agar upaya penurunan stunting dapat tepat sasaran adalah kualitas data, perbaikan data bakal menjadi rujukan perencanaan pemantauan dan evaluasi tindakan eliminasi dan pencegahan kekerdilan anak.

Penghapusan dan pencegahan stunting yang dilakukan, tegas dia, harus dengan dukungan pendataan serta memperhatikan ketepatan dan ketelitian data.

Kemudian petugas gizi puskesmas dan bidan desa agar ikut berperan melakukan penelusuran, lanjut dia, agar anak dan balita (bawah lima tahun) yang potensi kekerdilan anak dapat terdata.

Stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara masih perlu mendapat perhatian, saat ini terdata kasus kekerdilan anak diperkirakan mencapai lebih kurang 873 kasus, terbanyak di Kecamatan Sepaku tercatat sekitar 400 kasus.

Ia mengharapkan kerja sama antara sektor kesehatan dan non-kesehatan, karena keberhasilan penanganan stunting sangat dipengaruhi dukungan kerja sama antar sektor.

“Mudah-mudahan tindakan pencegahan yang dilakukan dapat eliminasi potensi kekerdilan anak di Kabupten Penajam Paser Utara,” kat Tohar.

Penyebab stunting sebagian besar karena minim akses air bersih dan fasilitas sanitasi, serta kurang kebersihan lingkungan, penyebab kekerdilan anak lainnya karena faktor genetika atau keturunan.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berupaya menghilangkan jumlah kekerdilan anak yang ada, selanjutnya menyusun langkah-langkah pencegahan stunting.

Kampanye percepatan penurunan kasus stunting juga terus digencarkan di Kabupaten Penajam Paser Utara. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses