Edy Suratman Yulianto

Penajam, helloborneo.com – Syarifuddin HR selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengaku memiliki komitmen kepada sektor pertanian, terhadap memberikan bantuan kepada kelompok tani, seperti di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam.
Syarifudin HR menjelaskan bahwa hal tersebut adalah bidang dari Komisi II DPRD Kabupaten PPU yakni sektor pertanian, dan mereka berupaya untuk memperhatikan kebutuhan petani secara menyeluruh.
“Dalam APBD Perubahan ini, ada beberapa kegiatan yang kita bantu, selain alsintan, jalan usaha tani, yang sekarang ini lagi berlanjut penimbunan jalan usaha tani,” ujar Syarifudin HR.
Menurutnya, penimbunan jalan usaha tani di Desa Sidorejo sudah menjadi prioritas karena sejak tahun 2018, meskipun terbangun, namun belum dapat dimanfaatkan secara optimal.
Kini proses penimbunan penimbunan tersebut telah berjalan untuk memastikan keberlanjutan dan pemanfaatan maksimal jalan tersebut oleh petani.
“Kita juga telah memberi anggaran ke SKPD yang bersangkutan untuk timbunan dan juga untuk batunya. Memang jalan usaha tani ini tidak bisa kita maksimalkan rigid beton atau segala macam itu, karena butuh biaya cukup besar. Jalan usaha tani di Desa Sidorejo ini luar biasa panjangnya, minta ampun. Jadi semampu kita bantu dulu itu,” ujarnya.
Meskipun mengakui keterbatasan anggaran, diharapkan pemerintah lebih memperhatikan sektor pertanian, terutama pembangunan jalan usaha tani menjadi infrastruktur penting.
“Kita hampar di setiap spot saja, mudah-mudahan nanti kedepannya pemerintah memikirkan ini, karena biar bagaimanapun, kita berhubungan dengan IKN terkait dengan ketahanan pangan. Jadi ya wajar kita harus perhatikan memang,” jelasnya.
Respon positif pun datang dari kelompok tani di Desa Sidorejo. Mereka menyambut baik perhatian dari DPRD PPU, mengungkapkan kebahagiaan mereka karena proyek yang telah dimulai sejak 2018 kini mendapatkan perhatian serius.
“Respon mereka senang karena selama ini dibangun dari 2018, baru kita perhatikan tahun ini sebab memang baru tahun kemarin pas saya ke sana mereka mengadu bahwa itu yang mereka perlukan,” pungkasnya. (adv/log)

















