King Fighter Raih Prestasi, Meski Tempat Latihan Tidak Representatif

Edy Suratman Yulianto

Muazara Alifia Rahma, Juara 1 Pra Cadet C, Kejuaraan Terbuka Taekwondo Piala Walikota Samarinda. (Ist)
Muazara Alifia Rahma, Juara 1 Pra Cadet C, Kejuaraan Terbuka Taekwondo Piala Walikota Samarinda. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Klub dari Cabang Olahraga (Cabor) Taekwondo bernama King Fighter mulai terlihat tumbuh dengan baik. Dari 2 kali mengikuti event kelas Provinsi Kalimantan Timur, mampu meraih 5 medali emas dan beberapa prestasi lainnya.

King Fighter yang baru berumur sekitar satu tahun ini, sudah berani beradu hasil latihan bersaing dengan klub lainnya di Provinsi Kalimantan Timur. Tercatat dua kali event Kabupaten Kutai Timur dan Kota Samarinda hasilnya dianggap tidak mengecewakan karena mampu meraih medali emas.

Berhasil mendapatkan medali emas itu dianggap sebuah kebanggaan. King Fighter kala itu harus berhadapan dengan klub yang sudah berkembang 5 kali lipat dari umur klub Taekwondo asal Kabupaten PenajamPaser Utara (PPU) itu.

“Kami klub baru berumur setahunan dan sudah mengikuti event di Sangatta dan Samarinda tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Alhamdulillah bisa mengantongi 5 medali emas dan prestasi lainnya,” kata Agus Hari, Ketua klub King Fighter.

Selama satu tahun latihan, perolehan prestasi dianggap luar biasa. Menurutnya Agus Hari menyimpulkan progress yang sangat baik kepada para atlet taekwondo asal Kabupaten PPU.

“Kami progres yang sangat baik karena melihat lawan-lawan klub yang lain, yang sudah berjalan di atas 6 tahun, rata-rata kami dapat bersaing,” tuturnya.

Dalam dua kali event tersebut, pihaknya dengan percaya dini menambah jumlah peserta untuk berpartisipasi. Pada Juni 2023 lalu di Kabupaten Kutai Timur melibatkan 14 atlet, sedangkan event di Kejuaraan Terbuka Taekwondo Piala Walikota Samarinda, memboyong 27 atlet.

“Di event pertama hanya menurunkan atlet 14 orang, dan event kedua ini kami menurunkan 27 atlet,” ungkapnya.

Beberapa atlet yang dibina oleh Sabeum istilah pelatih dalam dunia Taekwondo, di klub King Fighter didominasi usia anak. Bukan tanpa alasan, Agus Hari mengaku sepakat apa yang dianjurkan oleh Persatuan Taekwondo Indonesia (PTI).

Memberikan pelatihan kepada atlet usia anak, dianggap mampu menjadi bibit unggul untuk calon atlet seni bela diri asal Korea Selatan itu. Keberhasilan menciptakan atlet di usia muda dianggap cara jitu untuk menghasilkan atlet unggul di masa depan.

“Kami mengacu dari tujuan PTI sekarang ini, membibit atlet dari usia dini agar kedepannya lebih berpotensi jika dimulai dari kecil. Dan untuk regenerasi atlet masa depan yg lebih unggul,” sahut Agus Hari.

Agus Hari sedikit berbagi kiat dalam memberikan arahan kepada atlet sebelum bertanding. Hal tersebut dirasa perlu dan beberapa kali efektif untuk menjadi motivasi para atlet dalam pertandingan.

“Biasa saya berikan itu beragam salah satunya, seperti saya katakan berikan yang terbaik, tunjukan hasil latihan mu, dan berjuang sampai akhir pertandingan, seperti itu,” ucapnya.

Tak hanya membangun semangat atlet yang hendak bertanding. Sebelum mengikuti kejuaraan, intensitas latihan pun tak jarang ditingkatkan. Latihan biasanya dilakukan secara rutin 2 kali dalam sepekan. Sedangkan saat menghadapi kejuaraan, ditambah waktu latihan pada malam hari

“Seminggu reguler dua kali seminggu, untuk yang prestasi atau persiapan kejuaraan, kami tambahkan latihan malam juga, dua malam dalam seminggu,” imbuhnya.

Selama memberikan pelatihan kepada para atlet, tempatnya tidak menentu, mulai dari halaman Pasar Induk Penajam hingga numpang di Gedung Kelurahan Nenang setiap hari selasa.

Dengan jumlah atlet yang mulai bertambah, tentu tempat untuk latihan haruslah representatif. Meski demikian, tidak menyurutkan para sabeum di klub King Fighter memberikan bimbingan kepada atlet.

“Untuk tempat latihan pasti belum memadai, apalagi bertambahnya terus anak murid baru semakin sesak di dalam untuk tempat latihannya. Kami juga harus tetap semangat dong,” pungkasnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.