DLH Kabupaten PPU Komitmen Pelihara Bibit yang Ditanam Beri Manfaat Nyata

Bagus Purwa

Kepala Dinas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara, Tita Deritayati. (ES Yulianto)
Kepala Dinas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Penajam Paser Utara, Tita Deritayati. (ES Yulianto)

Penajam, helloborneo.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara, komitmen terus memelihara bibit yang telah ditanam agar berhasil hidup dan memberikan manfaat nyata secara ekologi, ekonomi dan sosial.

“Kami terus pelihara dan rawat bubur yang tekan ditanam agar tumbuh dan berikan manfaat baik ekologi, ekonomi maupun sosial,” ujar Kepala DLH Kabupaten Penajam Paser Utara Tita Deritayati di Penajam.

Pemerintah kabupaten bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK),  lanjut dia, melakukan penanaman sebanyak 2.100 bibit pohon untuk penghijauan di sejumlah wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Penghijauan tahap awal dilakukan dengan menanam 300 bibit pohon di area ruang terbuka hijau (RTH) yang berada di depan Stadion Panglima Sentik Kelurahan Nipah-Nipah, Kecamatan Penajam.

Bibit tanaman yang paling banyak ditanam adalah pohon tabebuya, ungkap dia, karena tanaman itu memiliki bunga yang cukup indah untuk mempercantik kawasan dan cocok untuk cuaca di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Jenis tanaman lainnya yang bakal ditanam, yakni bibit tanaman peneduh dan juga bibit pohon buah-buahan atau tanaman produktif seperti durian, jambu dan mangga.

Ribuan bibit pohon itu berasal dari  Persemaian Modern (Nursery Center) Mentawir, Kelurahan Mentawir, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, yang dikelola Kementerian LHK.

DLH Kabupaten Penajam Paser Utara mengajukan bantuan bibit pohon kepada Kementerian LHK pada akhir September 2023, saat itu masih musim kemarau sehingga penanaman dilakukan pada bulan ini (Desember 2023).

“Kementerian LHK berikan bantuan 2.100 bibit pohon, tapi apabila masih perlu untuk hijaukan Kabupaten siap berikan bantuan hingga 10.000 bibit pohon,” tambah Tita Deritayati.

Penanaman ribuan bibit pohon itu juga bakal dilakukan di sekitar lingkungan perkantoran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Islamic Center dan di lingkungan sekolah yang ada di daerah berjuluk Benuo Taka itu.

Penanaman pohon merupakan program pemerintah pusat menindaklanjuti perubahan iklim dan sesuai instruksi kepala negara, bahwa kawasan Kota Nusantara, ibu kota negara baru Indonesia dan daerah sekitarnya memiliki kawasan RTH sekitar 60 persen. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.