
Penajam, InfoPublik – Guna percepatan pelayanan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Penjabat (Pj) Bupati PPU Makmur Marbun bersama pejabat terkait dan Instruksi Presiden (Inpres) tentang Percepatan Pembangunan Sarana dan Prasarana Air Bersih Tahun 2024. Dimana Kabupaten PPU mendapat kuota sejumlah 1700 sambungan rumah yang tersebar di 6 titik utama lokasi pengelolaan air.
Makmur Marbun mengatakan perusahaan yang akan datang (untuk berinvestasi) nanti pasti akan menanyakan kesiapan air terlebih dahulu. Oleh karena itu tambahnya, kita coba ketersediaan air baku terlebih dahulu untuk didistribusikan, untuk masalah pipanisasi itu sudah ditindaklanjuti bersama PUPR, tinggal air bakunya.
“Untuk bendungan di Lawe–Lawe karena memang belum siap, akan dilakukan percepatan. Kalau tidak bisa pakai buldozer untuk membuat tanggul, kita akan menggunakan pipa. Dan bendungan Waru sudah cukup bagus, tinggal pengelolaan embungnya saja yang harus diperhatikan,” katanya.
Ia juga mengatakan air baku dan distribusi air harus diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Kabupaten PPU dan memenuhi sarana dan pra sarana air bersih di tahun 2024. (adv/kmf/log)

















