Infrastruktur Pemerintahan untuk Tingkatkan Kredibilitas Pemerintah Daerah

Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. (Ist)
Pj Bupati PPU, Makmur Marbun. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Penjabat(Pj) Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Makmur Marbun mengemukakan, Infrastruktur Pemerintahan yang dibangun, merupakan aset atau kekayaan milik daerah yang bersifat fungsional, nyaman, aksesibel, serasi dan selaras dengan lingkungannya serta mempunyai nilai strategis.

Selain untuk meningkatkan kredibilitas Pemkab PPU, juga agar mampu menunjang operasional penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat secara optimal. 

Ia juga mengatakan, dalam konsep  good governance, pembangunan daerah pada dasarnya menjadi tanggungjawab bersama antara pemerintah daerah, pihak swasta dan masyarakat. 

“Saya sangat mengharapkan, tumbuh dan berkembangnya rasa tanggungjawab dan rasa memiliki terhadap kemajuan daerah ini, saya mengajak dan mengimbau kepada kita semua agar bersama-sama dan berpartisipasi mengawasi, menjaga, serta memelihara hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai di Kabupaten PPU,” katanya. 

Dalam struktur APBD dan Perubahan APBD Kabupaten PPU Tahun Anggaran 2024 ditetapkan jumlah pendapatan daerah sebesar Rp2.639.079.319.071. 

Dengan rincian Pendapatan Asli Daerah (PAD) direncanakan sebesar Rp191.701.114.863, kemudian pendapatan transfer direncanakan sebesar Rp2.447.123.204.208 dan lain-lain pendapatan daerah yang sah direncanakan sebesar Rp255.000.000.

Ia juga menambahkan bahwa keseluruhan yang direncanakan pada APBD tahun anggaran 2024 sebesar Rp2.675.666.832.855 terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer.

“Sementara untuk pembiayaan daerah terdiri dari penerimaan pembiayaan yang direncanakan sebesar Rp.92.218.189.424 dan pengeluaran pembiayaan yang direncanakan sebesar Rp.55.630.675.640,00,” jelasnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.