
Penajam, helloborneo.com – Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Rahman Wahid mengatakan pembinaan anak harus mendapatkan prioritas utama dan dukungan dari semua lapisan masyarakat, agar mereka kelak menjadi generasi yang beriman, memiliki watak dan akhlak mulia serta kompetitif dalam mengarungi kehidupan di era globalisasi ini.
“Anak harus ditempatkan sebagai unsur masyarakat yang utama. Anak adalah human capital masa depan keluarga, masyarakat, bangsa dan agama yang harus dipersiapkan dan dibekali,” jelasnya.
Disampaikannya, dalam rangka mempersiapkan generasi yang akan datang, lembaga kajian Al-Qur’an termasuk para pengelola TPA ke depan diharapkan tidak hanya sebatas pada pengajaran baca tulis al-qur’an saja, tetapi harus ada upaya maksimal dalam kajian dalam rangka pemahaman isi kandungan al-qur’an dan bimbingan pengamalannya.
“Perkembangan kualitas pendidikan Al-Qur’an juga perlu diikuti oleh peningkatan kualitas pengelolaan dan pengajarannya,” katanya.
Menurut Politisi Parati Gerindra Dapil Sepaku ini, ada beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian, yaitu pengorganisasian, tenaga pengajar, murid, kurikulum, metode, sarana, dan fasilitas, pembiayaan, dukungan pemerintah, dan seluruh masyarakat.
Kualitas sumber daya manusia (SDM) para guru TPA merupakan ujung tombak keberhasilan pengajaran dan pengembangan pendidikan al-qur’an. Serta mampu mensinergiskan program kerja antar instansi baik vertikal maupun horizontal yang ada di Kabupaten PPU. (adv/log)

















