Aparatur Harus Siap Bekerja Keras Tuntaskan Pembangunan

Upacara peringatan HUT Korpri Ke-51. (Ist)
Upacara peringatan HUT Korpri Ke-51. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) memerlukan aparatur yang selalu siap bekerja keras untuk menuntaskan pembangunan. Karenanya setiap PNS hendaknya punya nilai lebih dalam bekerja, sehingga unggul dengan hasil kerja nyata.

“Karenanya siapapun dia hendaknya menyadari pentingnya kemajuan dan kesuksesan di berbagai bidang pembangunan.Itu semua bisa terwujud bila didukung aparatur yang selalu siap dan punya semangat bekerja keras,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar.

Aparatur yang selalu siap dan bekerja keras tersebut, maksudnya tidak menunggu perintah baru bekerja, melainkan mereka yang kreatif dan inovatif dalam mencapai target pembangunan.

Dengan demikian, diharapkan pencitraaan pemerintah di mata masyarakat semakin baik dan hasil kerja nyatanya bisa dirasakan masyarakat.

Sejalan dengan itu, ia berharap pegawai dapat bekerja semakin baik ke depannya. Serta menjadi teladan bagi aparatur lain untuk meningkatkan kinerja sebagai abdi negara, abdi pemerintah, dan abdi publik.

“Menjadi aparatur harus dinilai mampu menunjukan pengabdian, kesetiaan,  dan pengabdian. Tentunya mereka yang punya dedikasi dan prestasi, serta tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin pegawai,” katanya

“Tentunya kita berharap kinerja selama ini mendapat nilai ibadah di sisi Allah SWT dan ke depan mampu menjadi PNS yang dapat membawa Kabupaten PPU ke arah lebih baik dan sejahtera,” katanya.

Selain menerima gaji yang berasal dari rakyat, aparatur sipil juga menerima pemberian pengharaan Satya Lencana Karya Satya dilakukan setiap tahun saat peringatan hari besar atas jasa pengabdian kesetiaan sebagai PNS dan bagi tentunya tidak berperilaku buruk.

“Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bersama menghadapi tantangan ke depan.  Penghargaan diharap tetap dipertahankan dengan memberi kinerja terbaik,” katanya.

Di sisi lain, ia menyebut penghargaan tersebut bisa sewaktu-waktu dicabut jika PNS bersangkutan menunjukan integritas tidak baik. Karenanya PNS harus mampu terus menerus meningkatkan kinerja dan mampu menjadi teladan baik. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.