
Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara (PPU) terus mengiatkan pentingnya perencanaan pembangunan melalui partisipasi aktif masyarakat, dengan melibatkan masyarakat dalam kegiatan-kegiatan pembangunan dengan pola gotong-royong.
Hal itu diperlukan agar pembangunan benar-benar terarah dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, untuk itu, diperlukan kerja sama semua pihak.
“Dengan perencanaan dan konsep yang matang dalam merancang pembangunan desa akan lebih mendapatkan hasil yang baik. Sekarang, kita programkan desa membangun. Artinya dengan banyaknya program yang masuk ke desa, sudah sepatutnya desa bergerak membangun,” ajak Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU, Tohar.
Ia menerangkan dengan konsep desa membangun membuka akses kepada masyarakat untuk berpartisipsi lebih banyak dengan membangun kembali semangat gotong-royong di masyarakat. Dengan tetap bersinergi dengan program-program Pemkab PPU.
“Itulah sebabnya kita melakukan kegiatan imbal swadaya dalam membangun jalan-jalan lingkungan. Sehingga gotong-royong dimasyarakat terbangun kembali dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan terbangun kembali,” ujarnya.
Ia meminta agar lomba desa sebagai evaluasi bagi pelaksanaan pembangunan yang sudah dilakukan dan yang belum dilakukan. Dengan program lomba Desa, juga sekaligus akan dapat dihat capaian-capaian program yang telah dilaksanakan.
“Jadi, evaluasi dalam program pembangunan serta capaian-capaian dari program yang sudah berjalan. Lomba desa ini, kan kita nilai mulai dari partisipasi masyarakat hingga kemajuan perekonomian masyarakat di desa,” terangnya. (adv/kmf/log)

















