
Jakarta, helloborneo.com – Penumpang Kereta Cepat Whoosh tidak akan kesulitan menjangkau pusat Kota Bandung. KCIC telah mempersiapkan serangkaian integrasi moda yang bisa digunakan penumpang supaya nyaman melakukan perjalanan dengan kereta cepat Whoosh.
GM Corporate Secretary PT KCIC, Eva Chairunisa menyebutkan, integrasi moda menjadi salah satu kelebihan yang ditawarkan oleh Kereta Cepat Whoosh. Dengan integrasi moda, penumpang akan mudah melakukan perjalanan lanjutan menuju lokasi tujuan.
Di Stasiun Padalarang, penumpang Whoosh Dari Halim dapat menggunakan layanan KA Feeder menuju Stasiun Bandung dan Cimahi tanpa perlu membayar tiket tambahan.
“Penumpang cukup melakukan Gate Out di Peron 1 Stasiun Padalarang tanpa perlu keluar Stasiun untuk menuju Peron KA Feeder di Lantai 1,” ujar Eva.
Jadwal perjalanan KA Feeder sudah disesuaikan dengan kedatangan maupun keberangkatan Whoosh sehingga penumpang tidak perlu menunggu terlalu lama.
“Tersedia kursi, hand grip, area bagasi, toilet, dan kursi prioritas bagi para penumpang Whoosh untuk menempuh waktu perjalanan selama 19 menit dari Stasiun Padalarang menuju Stasiun Bandung,” kata Eva.
Khusus bagi penumpang First Class dan Business Class, disediakan kereta khusus yaitu kereta nomor 4 atau kereta paling depan dari rangkaian KA Feeder.
Selain KA Feeder, di Stasiun Padalarang juga tersedia Commuter Line Bandung Raya menuju Rancaekek, Commuter Line Garut menuju Garut, dan Bus Trans Metro Pasundan 2D menuju Alun-Alun Bandung.
Selain itu, juga tersedia Shuttle Gratis menuju Kawasan Kota Baru Parahyangan, serta taksi konvensional dan angkutan online yang siap membantu penumpang menuju tempat tujuan.
Sementara untuk Stasiun Tegalluar, tersedia tiga layanan intermoda, yakni Shuttle menuju Stasiun Bandung, Bus Gratis menuju Summarecon Mall Bandung, taksi dan angkutan online yang dapat diakses dari area drop off stasiun.
Bagi penumpang yang akan menuju atau baru tiba di Stasiun Halim, Jakarta, penumpang bisa memanfaatkan Bus TransJakarta nomor 7W dengan rute Cawang-Stasiun Halim.
“Penumpang juga bisa menggunakan LRT Jabodebek yang terkoneksi dengan jembatan penghubung Stasiun Kereta Cepat Halim dan Stasiun LRT Halim,” ucap Eva.
Bagi penumpang yang ingin melanjutkan perjalanan ke Bandara, bisa menggunakan Bus menuju Soekarno-Hatta yang dapat diakses di pintu utara area Stasiun Kereta Cepat Halim. Selain itu, terdapat pula taksi konvensional dan taksi online yang siap di area drop off Utara stasiun.
“Kehadiran integrasi moda ini menawarkan kemudahan bagi pengunjung dan sebagai upaya untuk menumbuhkan budaya bertransportasi publik. Dengan ragam integrasi moda ini, diharapkan penumpang bisa memilih moda transportasi sesuai dengan kebutuhan dan dengan mudah sampai ke tujuan,” tutup Eva. (ip/log)
















