Kopi Papua Mendunia di Australia

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadila saat hadir di Melbourne International Coffee Expo di Melbourne, Australia. (Ist)
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadila saat hadir di Melbourne International Coffee Expo di Melbourne, Australia. (Ist)

Jakarta, helloborneo.com – Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengapresiasi atas adanya gerai Kopi asal Papua di arena Pameran Kopi Internasional di Melbourne, Australia.

Gerai kopi itu diprakarsai oleh sejumlah petani kopi asal Baliem, Wamena, Papua dan Papua Black Gold Coffee. Sejumlah kopi asal Indonesia juga ikut dipromosikan di arena itu.

“Saya bangga dengan Kopi Papua. Nanti kalau sudah kembali ke Jakarta jumpa Kakak Menteri,” ujar Bahlil kepada para petani kopi Papua yang menjadi peserta pameran.

Kepala BKPM itu mengatakan bahwa saat ini terdapat tiga merek kopi Papua yang mendunia, yakni Kopi Wamena Lembah Baliem, Kopi Bintang, dan Kopi Amungme.

Kopi Wamena sendiri didasarkan pada nama tempat produksinya yaitu di Wamena yang dibudidayakan di Lembah Baliem yang memiliki ketinggian 1.200-1.600 meter dibawah permukaan laut (mdpl). 

Selanjutnya adalah Kopi Pegunungan Bintang yang merupakan jenis kopi Arabika yang ditanam di Pegunungan Bintang  secara organik dan biji kopi dipanen secara manual.

Terakhir adalah Kopi Amungme yang namanya diambil dari nama suku yang mengelolanya yaitu Suku Amungme. Kopi Amungme sendiri dibudidayakan di Lereng Gunung Jayawijaya yang memiliki ketinggian diatas 1.200-2.000 mdpl.

Bahlil mengatakan, tantangan kopi nasional adalah bagaimana melakukan hilirisasi kopi sehingga komoditas ini dapat memberikan nilai tambah bagi petani kopi. 

“Tantangannya, bagaimana hilirisasi kopi. Agar nilai tambahnya bisa dinikmati secara domestik oleh negara dan petani. Jangan hanya kebunnya saja di sini (Indonesia),” ujar Bahlil dalam siaran pers yang diterima.

Melbourne International Coffee Expo (MICE) sendiri merupakan ajang tahunan pameran kopi terbesar di wilayah Asia Pasifik yang diikuti oleh pelaku industri kopi dan komunitasnya. Tahun ini, MICE diikuti oleh lebih dari 15.000 barista atau profesional di industri kopi untuk mengadu kecakapan dalam mengolah kopi.

Sebagai informasi, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia melakukan kunjungan ke Melbourne untuk menjadi pembicara kunci dalam kegiatan Indonesia Australia Business Summit (IABS) 2024. (ip/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.