Kabupaten PPU Ingin Nelayan Optimalkan Bantuan Pemerintah

Bagus Purwa

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PPU, Rozihan Asward. (ESY)
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU, Rozihan Asward. (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam.Paser Utara, ingin nelayan mengoptimalkan bantuan yang diberikan pemerintah untuk meningkat hasil tangkapan ikan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah yang akrab disapa dengan sebutan Benuo Taka itu.

“Pemerintah kabupaten terus dorong tingkatkan produksi ikan tangkap,” kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Rozihan Asward di Penajam.

“Kami inginkan nelayan dapat optimalkan bantuan dari pemerintah untuk tingkatkan hasil tangkapan ikan yang juga dapat tambah penghasilan,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bersama pemerintah pusat memberikan bantuan peralatan tangkap nelayan dan pengembangan SDM (sumber daya manusia) sebagai bentuk dorongan untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan nelayan.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara telah menyalurkan bantuan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) Maju Maju Bersama di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu yang bersumber dana alokasi khusus (DAK) pemerintah pusat.

Bantuan yang diberikan kepada nelayan itu, jelas dia, di antaranya kapal berbahan fiber dan mesin GX 390 sebanyak 15 unit, jaket keselamatan (life jacket) 30 unit, dan 15 unit kotak pendingin (cool box).

“15 unit kapal bantuan itu berukuran 30 GT (gross ton) yang dilengkapi mesin kapal, alat tangkap dan sarana keselamatan pelayaran,” ujarnya lagi.

Bantuan yang telah diberikan harus dioptimalkan, Rozihan Asward menimpali lagi, agar dapat membatu nelayan khususnya di Desa Babulu Laut dalam meningkatkan hasil tangkapan ikan.

Diharapkan sepanjang 2024 produksi ikan tangkap di Kabupaten Penajam Paser Utara lebih meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Hasil produksi ikan dari nelayan tangkap di Kabupaten Penajam Paser Utara sepanjang 2022 tercatat 6.400 ton dan pada 2023 produksi ikan tangkap nelayan terdata mencapai 7.000 ton.

Hasil tangkapan ikan nelayan pada 2023 bertambah dari tahun sebelumnya (2022), tetapi hasil produksi ikan dari nelayan tangkap itu, masih cukup rendah dibandingkan dengan potensi yang dimiliki Kabupaten Penajam Paser Utara. (log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses