Mudyat Noor Inginkan Lomba Mancing PPU Memecahkan Rekor MURI

Edy Suratman Yulianto

Kehadiran Mudyat Noor dan Abdul Waris Muin di Mudyat Noor Inginkan Lomba Mancing Kabupaten PPU. (Ist)
Kehadiran Mudyat Noor dan Abdul Waris Muin di Mudyat Noor Inginkan Lomba Mancing Kabupaten PPU. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Bakal calon Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, menunjukkan komitmennya untuk dekat dengan masyarakat dengan menghadiri dua acara meriah pada hari Minggu, 8 September 2024 lalu.

Setelah melepas bendera start acara jalan sehat di Kecamatan Waru, Mudyat juga menyempatkan diri untuk mendatangi lomba mancing yang digelar di Gang Komar, Penajam.

Lomba mancing yang merupakan event tahunan ini menarik perhatian ratusan peserta, termasuk beberapa dari luar Penajam. Anggota DPRD PPU, Jamaluddin, yang merupakan salah satu inisiator lomba, mengungkapkan kebanggaannya terhadap antusiasme warga.

“Warga PPU memang banyak yang hobi memancing. Lomba kali ini diikuti oleh banyak peserta dan berlangsung dengan meriah dari pagi hingga siang,” jelas Jamaluddin, yang akrab disapa Jamal Tanjung.

Mudyat Noor, yang turut meramaikan suasana lomba mancing, mengapresiasi upaya warga dalam menyelenggarakan acara tersebut. Menurutnya lomba mancing di PPU harus menjadi agenda rutin untuk menarik wisatawan dari luar daerah.

“Event seperti ini sangat positif dan bisa menjadi agenda tahunan. Jika saya terpilih sebagai Bupati PPU, saya berkomitmen untuk memperbesar acara ini bahkan memecahkan rekor MURI,” kata Mudyat.

Menurut Mudyat yang juga memiliki hobi mancing ini,, untuk memecahkan rekor MURI, acara lomba mancing perlu melibatkan ribuan peserta.

“Saya juga memiliki hobi memancing, jadi ini bukan hanya tentang memajukan acara tetapi juga tentang mendorong kegiatan yang melibatkan banyak orang dan dapat menjadi agenda wisata menarik di PPU,” tambahnya. (adv/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses