ASN Wajib Pahami Nilai dan Etika Pemerintahan

Wabup Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin. (Ist)
Wabup Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin. (Ist)

Penajam, helloborneo.com – Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Waris Muin menyebutkan bahwa setiap Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), harus memahami dengan baik nilai-nilai dan etika yang berlaku di lingkungan pemerintahan.

Pengenalan nilai dan etika pemerintahan menurutnya merupakan langkah pertama yang sangat penting untuk menciptakan ASN yang berintegritas dan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

“Seorang ASN harus selalu menjadi teladan dalam etika dan moralitas. Kode etik ASN harus menjadi panduan dalam bertindak, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam berinteraksi dengan masyarakat. ASN harus mengedepankan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi atau kelompok,” katanya.

Hera menambahkan bahwa pemahaman terhadap nilai dan etika pemerintahan juga akan mempercepat proses adaptasi bagi PPPK yang sebelumnya berasal dari sektor non-ASN.

“Dengan pemahaman yang baik tentang nilai dan etika pemerintahan, diharapkan ASN dapat beradaptasi dan bekerja dengan efektif dalam lingkungan birokrasi pemerintahan,” ucapnya.

Selain itu, ia berharap para ASN dapat meningkatkan kemampuan diri mereka agar lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan dalam dunia pemerintahan.

“Penting bagi kita untuk selalu mengasah kompetensi diri dan memahami peran kita dalam membangun pemerintahan yang lebih baik,” tambahnya. (adv/kmf/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses