
Banjarbaru, helloborneo.com – Provinsi Kalimantan Selatan kembali menunjukkan taringnya dalam dunia olah raga, khususnya cabang loncat indah, dengan meraih total 15 medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Akuatik 2025 yang berlangsung di Stadium Aquatik Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, pada 2-4 Juni lalu.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Kadispora) Kalimantan Selatan, M Fitri Hernadi, menyatakan, keberhasilan ini menjadi dorongan bagi Kalimantan Selatan untuk terus mendukung pengembangan di bidang olah raga.
“Saya sangat bangga dengan prestasi luar biasa yang diraih oleh tim loncat indah Kalsel di Kejuaraan Nasional Akuatik 2025. Keberhasilan ini tidak hanya menunjukkan ketangguhan dan dedikasi para atlet, tetapi juga mencerminkan kerja keras pelatih dan semua pihak yang terlibat dalam pembinaan olah raga di daerah kita,” kata Fitri di Banjarbaru.
Menurut Fitri, medali yang diraih, baik emas, perak, maupun perunggu, adalah hasil dari latihan yang konsisten dan semangat juang yang tinggi.
Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalimantan Selatan dipastikan akan terus mendukung pengembangan olahraga, terutama untuk generasi muda, agar prestasi ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di tingkat nasional maupun internasional.
“Harapan kami, prestasi ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya untuk terus berlatih dan mengukir prestasi. Kami percaya bahwa dengan dukungan yang tepat dan kerja keras, Kalimantan Selatan akan terus menjadi salah satu kekuatan utama dalam dunia olahraga Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Pelatih Loncat Indah, Dwi Mariastuti, menekankan bahwa prestasi yang diraih kali ini adalah hasil dari konsistensi pembinaan dan latihan yang dilakukan secara berkesinambungan.
“Semoga ke depannya prestasi kami lebih meningkat lagi,” kata Dwi.
Di bawah bimbingan pelatih Dwi Mariastuti, para atlet Kalimantan Selatan berhasil mengamankan empat medali emas, enam perak, dan lima perunggu.
Muhammad Ilham dan Muhammad Fadhil menjadi bintang dalam kejuaraan ini dengan masing-masing meraih medali emas. Ilham berhasil menyabet trebel emas di nomor menara, papan satu meter, dan papan tiga meter kelompok usia B (K-U-B). Sedangkan Fadhil menambah koleksi emas di kategori papan tiga meter terbuka putra.
“Saya senang sekali karena ini pertama kali dapat 3 medali emas. Tidak mengira karena masih banyak peloncat yang bagus-bagus lainnya di kejuaraan ini,” kata Ilham,
Meskipun meraih hasil gemilang, Ilham menyatakan bahwa penampilannya belum maksimal.
“Sebenarnya belum tampil maksimal, karena targetnya bukan medali tapi nilai tiap loncatan,” imbuhnya.
Selain medali emas, atlet Kalsel juga berhasil menambah koleksi dengan lima medali perak. Siti Kinasih meraih dua perak di kategori papan tiga meter putri dan menara terbuka putri.
Muhammad Fadhil, Muhammad Nizam, serta tim sinkronisasi campuran juga menyumbang perak bagi kontingen Kalsel.
Sedangkan enam medali perunggu diperoleh dari berbagai nomor, termasuk mixedteam dan papan tiga meter K-U-B putera. Keberhasilan ini menegaskan dominasi Kalimantan Selatan dalam cabang olahraga loncat indah di tingkat nasional. (ip/log)


















