Ari B

Penajam, helloborneo.com – Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas’ud belum memberikan izin sekolah untuk melakukan proses pembelajaran secara tatap muka di tengah pandemi COVID-19.
“Kami belum putuskan rencana pembelajaran langsung atau tatap muka pada Januari 2021,” tegas Abdul Gafur Mas’ud ketika dihubungi helloborneo.com di Penajam, Jumat.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara tidak ingin gegabah dalam mengizinkan sekolah melakukan pembelajaran tatap muka pada awal 2021.
Usulan untuk kembali membuka sekolah secara normal di tengah pandemi COVID-19 jelas Abdul Gafur Mas’ud, masih terus dikaji.
Kebijakan pemerintah pusat yang mengizinkan pembelajaran secara langsung (tatap muka) pada awal 2021 lanjut Bupati, perlu dikaji penerapan serta pengawasannya.
Belum diberikannya izin pembelajaran tatap muka tersebut sebagai bentuk antisipasi kasus virus corona di Kabupaten Penajam Paser Utara yang semakin meningkat.
“Penyebaran COVID-19 di Kabupaten Paser Utara saat ini berada di zona merah atau tingkat waspada,” ujar Abdul Gafur Mas’ud.
“Pemerintah kabupaten masih akan rapat bersama Satgas (satuan tugas) COVID-19, Komite Sekolah dan pihak sekolah,’ tambahnya.
Dari sisi pemerintah menurut Abdul Gafur Mas’ud, harus melihat bagaimana sekolah kembali dibuka melakukan pembelajaran secara tatap muka.
Siswa-siswi di Kabupaten Penajam Paser Utara hingga saat ini tetap belajar dari rumah sampai status di daerah aman dari penyebaran virus corona.
Pembelajaran peserta didik tetap dilakukan di rumah tersebut kata Abdul Gafur Mas’ud, karena prioritas utama adalah kesehatan dan keselamatan.(bp/hb)

















