Pusat Pelayanan di Penajam Wajib Sediakan Scan Barcode Peduli Lindungi

ES Yulianto

Scan Barcode Peduli Lindungi di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Penajam Paser Utara (ESY)

Penajam, helloborneo.com – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara mewajibkan pusat pelayanan harus menyediakan sgan barcode peduli lindungi sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 di daerah itu.

Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar saat ditemui helloborneo.com di Penajam, Selasa mengaku, telah menginstruksikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika untuk memfasilitasi pusat pelayanan menerapkan scan barcode peduli lindungi sebagai upaya untuk melakukan pencegahan dari sektor hulu atas perkembangan COVID-19.

“Kami sudah instruksikan kepada kadiskominfo memfasilitasi barcode sebagai bagian dari instrumen pencegahan dari sektor hulu bukan hanya rumah sakit saja tapi seluruh kantor yang melakukan pelayanan untuk difasilitasi mendapatkan barcode bagaimana setiap orang akan masuk ke pusat layanan itu menggunakan scan barcode peduli lindungi,” jelasnya.

Upaya tersebut sengaja diutamakan kepada pusat pelayanan di wiayah Penajam Paser Utara, dan berdasarkan alasan kenapa booster yang diutamakan untuk pejabat sehingga harus adanya antisipasi.

“Logikanya kenapa booster itu diutamakan untuk pejabat publik yang melakukan pelayanan setelahnya dari nakes kan itu artinya tindakan antisipasi itu diperlukan,” ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Penajam Paser Utara, Budi Santoso mengaku bahwa telah berkoordinasi mulai dari Dinas Kesehatan hingga pemerintah desa. Hingga kini lebih dari lima Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menerapkan.

“SKPD lebih dari lima hingga desa turut berkordinasi, sebenarnya mudah cuma belum paham sudah dibantu sfat saya,” ucapnya.

Kendati demikian sejumlah kendala bakal dihadapi, seperti perlu adanya petugas yang berguna memastikan setiap orang yang masuk ke pelayanan menggunakan scan barcode aplikasi peduli lindungi.

“Memang kendalanya ketika kita menyiapkan barcode harus menyiapkan orang berdiri didepan pintu untuk mengecek hasil barcode yang masuk itu. Siapapun yang akan masuk ke fasilitas kita menggunakan scan barcode itu. Kami pelajari lebih jauh lagi mana yang lebih praktis,” kata dia. (bp)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses