Kalbar Masuk Peringkat 14 Penyalah Guna Narkoba Dan Peredaran Gelap Narkoba

Pontianak, helloborneo.com – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, DR. M. Zeet Hamdy Assovie mengatakan jumlah kasus penyalahgunaan dan pecandu Narkoba di Indonesia khususnya di Kalimantan Barat cendrung semakin meningkat, dimana data dari PUSLINDATIN BNN menyebutkan Kalbar masuk peringkat ke 14 dalam kasus ini. sehingga penyalahgunaan narkoba di kalbar diperkirakan sebanyak 67.772 orang.

Angka tersebut diklarifikasikan berdasarkan pemakaian yang coba coba pakai sebanyak 17.898 orang, teratur pakai 29.983, pengguna jarum suntik 1.044 orang, dan pecandu bukan suntik sebanyak 18.874 orang.

Tingginya angka tersebut harus menjadi perhatian kita bersama, dan dikhawatirkan akan semakin meningkat mengigat provinsi kalbar memiliki letak geografis yang berbatasan langsung dengan negara serawak malaysia, dimana beberapa tahun terakhir ini peredaran narkotika internasional masuk ke indonesia, khususnya kalbar melalui jalur perbatasan dan perairan. Jaringan narkotika internasional ini terus mencari celah untuk masuk dengan tetap target Indonesia sebagai pangsa pasar potensial.

Pada tahun 2015 ini, negara-negara di asia bertekad membebaskan negara masing-masing dari narkoba dan indonesia sudah mencanangkan program Zero Narkoba. M. Zeet berharap Harus ada Jalinan kerja sama yang semakin solid pada semua pihak terkait, baik pemerintah Provinsi, Kabupaten / kota, instansi vertikal, BUMN / BUMD dan unsur masyarakat dalam mencanangkan program Zero Narkoba.

Sejalan dengan hal tersebut, Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 21 Tahun 2013 tentang fasilitasi pencegahan penyalahgunaan Narkotika, menyatakan “ Gubernur, Bupati dan Walikota melakukan fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika didaerahnya masing-masing.

Pelaksanaan fasilitasi tersebut dilakukan oleh SKPD yang terkait dengan pencegahan dan penyalahgunaan narkotika yang dikoordinasikan oleh kepada SKPD yang membidangi urusan Kesatuan bangsa dan politik. Di harapkan juga SKPD tersebut maupun yang terkait lainnya untuk menindak lanjuti peraturan tersebut dengan menyiapkan segala sesuatu dengan baik. Ungkap M. Zeet.(log)

 




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.