Harga Ikan Laut Melonjak di Penajam

Bagus Purwa

 

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara, Rusli

Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kabupaten Penajam Paser Utara, Rusli

Penajam, helloborneo.com – Harga ikan laut di pasar tradisional Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengalami lonjakan mencapai sekisar lima persen dari sebelumnya, diakibatkan cuaca buruk yang menyebabkan banyak nelayan tidak melalut.

“Cuaca buruk seperti saat ini gelombang laut besar, jadi banyak nelayan yang memilih lego jangkar atau tidak melaut untuk sementara waktu sehingga mempengaruhi pasokan ikan laut ,” jelas seorang nelayan Kabupaten Penajam Paser Utara, Nawawi, di Penajam, Selasa.

Ketika cuaca buruk, lanjutnya, sebagian besar nelayan lebih memilih tidak melaut. Dengan tidak melautnya nelayan membuat pasokan ikan laut di Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi langka, sehingga membuat harga ikan laut melonjak.

Kepala Bagian Perdagangan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Kabupaten Penajam Paser Utara, Rusli membenarkan, terjadi lonjakan harga ikan laut di pasar tradisional di wilayah Penajam Paser Utara.

“Kenaikan harga ikan laut itu akibat cuaca buruk yang menyebabkan nelayan membatasi untuk melaut, sehingga memengaruhi hasil tangkapan nelayan,” ujarnya.

Minimnya pasokan dari nelayan karena cuaca tidak mendukung untuk melaut, tambah Rusli, membuat harga ikan laut melonjak hingga mencapai lima persen, seperti ikan tongkol yang biasanya dijual Rp30.000 per kilogram menjadi Rp45.000 sampai Rp50.000 per kilogram.

“Sudah menjadi kebiasaan saat terjadi cuaca buruk seperti ini, tentu akan mempengaruhi hasil tangkapan yang berdampak pula pada naiknya harga ikan dipasaran,” ucapnya.

“Masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara, tidak perlu panik karena masih ada tangkapan nelayan walaupun dalam jumlah yang cukup terbatas,” kata Rusli. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.