Perusahaan di Penajam Tuntaskan Bayar THR

AH Ari B

 

Kepala Bidang Tenaga Kerja, Disosnaker, Kabupaten Penajam Paser Utara, Sorijan Sihombing (Suherman - Hello Borneo)

Kepala Bidang Tenaga Kerja, Disosnaker, Kabupaten Penajam Paser Utara, Sorijan Sihombing (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Disosnaker) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sorijan Sihombing menegaskan, seluruh perusahaan baik di sektor tambang maupun perkebunan sudah membayarkan kewajibannya kepada karyawan, yakni membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR).

“160 perusahaan yang ada di wilayah Penajam Paser Utara sudah membayarkan THR kepada karyawannya, sebalumnya sudah disampaikan surat edaran kepada perusahaan untuk membayarkan THR tujuh hari sebelum Lebaran Idul Fitri 2015,” jelas Sorijan Sihombing, di Penajam, Selasa.

Tim pengawas THR, lanjutnya, telah mengunjungi sejumlah perusahaan untuk mengevaluasi pembayaran THR tersebut, sehingga dapat dipastikan seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Penajam Paser Utara telah memberikan THR kepada karyawan sesuai dengan ketetapan.

“Kalaupun ada perusahaan yang belum membayarkan THR akan diberikan sanksi, karena Disosnaker mengacu Peraturan Menteri Tenaha Kerja (Permenaker) Nomor 4 Tahun 1994,” kata Sorijan Sihombing, namun tidak menjelaskan secara spesifik sanksi apa yang akan diberikan.

“Rata-rata perusahaan membayarkan THR kepada karyawan sesuai dengan surat edaran yang disampaikan sebalumnya, yakni tujuh hari sebelum Lebaran Idul Fitri,” ujarnya.

PT Waru Kaltim Plantation (WKP) dan PT Balikpapan Forest Industri atau BFI, menurut Sorijan Sihombing, telah membayarkan THR kepada karyawan tujuh hari sebelum Hari Raya Idul Fitri, dimana PT WKP melakukan pembayaran THR mencapai sekisar Rp5 miliar.

Masih ada kekhawatiran terhadap pembayaran THR bagi karyawan di perusahaan informal, seperti karyawan toko dan hotel, tambahnya, karena biasanya pembayaran THR tidak dibayarkan secara langsung atau pembayarannya diangsur.

“Bagi Karyawan perusahaan yang belum menerima THR segera melapor ke posko pengaduan THR di Disosnaker Penajam Paser Utara, paling lambat, Rabu (15/7),” kata Sorijan Sihombing. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.