Tangkapan Ikan Nelayan Penajam Menurun

AH Ari B

 

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Penajam Paser Utara, Ahmad Usman (AH Ari B - Hello Borneo)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Penajam Paser Utara, Ahmad Usman (AH Ari B – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Hasil tangkapan nelayan kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Ahmad Usman diperkirakan mengalami penurunan hingga 40 persen karena musim angin selatan.

“Sejak musim angin selatan yang mengakibatkan tingginya gelombang laut, nelayan tangkap rata-rata hanya mendapatkan 1 ton ikan, bahkan kurang dari satu ton. Biasanya nelayan mendapatkan tiga sampai empat ton ikan,” ungkap Ahmad Usman, di Penajam, Selasa.

“Dengan menurunnya tangkapan nelayan tersebut menyebabkan meningkatnya harga ikan di pasar Penajam Paser Utara,” katanya.

Penurunan produksi ikan tersebut, menurut Ahmad Usman, juga dipengaruhi banyaknya nelayan memilih tidak melaut karena gelombang cukup tinggi, dan diperkirakan sekitar 70 persen nelayan yang menggunakan kapal tradisional atau kapal kecil saat ini memilih tidak melaut.

“Banyak nelayan memilih beristirahat saat gelombang tinggi sepert saat ini, terutama para pencari ikan yang menggunakan perahu kecil,” ujarnya.

Menghadapi musim angin selatan yang tiupan angin lebih kencang mengakibatkan tingginya gelombang laut, kata Ahmad Usman, menyulitkan nelayan untuk mencari ikan. Dan diperkirakan angin selatan ini berlangsung sejak Juni sampai September 2015.

“Diperkirakan sejak Juni sampai September 2015 gelombang laut cukup tinggi sehingga menyulitkan nelayan untuk mencari ikan,” katanya.

Selain faktor cuaca buruk nelayan di Kabupaten Penajam Paser Utara, tambah Ahmad Usman, faktor pemenuhan bahan bakar juga menjadi kendala nelayan untuk melaut. Sehingga banyak nelayan yang memanfatkan musim angin selatan ini untuk beristirahat atau mencari pekerjaan sementara atau sambilan. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.