Tanamkan Jiwa Nasionalisme, Polres Paser Gelar Lomba

Rapal JKN

SEMARAK. Salah satu lomba balap karung, yang memeriahkan pegelaran rangkaian acara di Polres Paser. (Rapal JKN - Hello Borneo)

SEMARAK. Salah satu lomba balap karung, yang memeriahkan pegelaran rangkaian acara di Polres Paser. (Rapal JKN – Hello Borneo)

Tana Paser, helloborneo.com – Meski tujuh belas Agustus sudah lewat, namun semangat masyarakat Paser tetap antusias untuk mengikuti berbagai macam perlombaan yang di gelar Polres Paser. Dari perlombaan balap karung hingga panjat pinang yang diikuti masyarakat dan jajaran Polres Paser.

Lomba di mulai dengan acara gowes yang start pukul 06.00 Wita dari Monumen MTQ, Tana Paser, Minggu (30/8), dengan finis di Mapolres. Dan sekitar pukul 09.00 Wita dilanjutkan berbagai macam lomba, untuk memeriahkan semangat tujuh belasan.

Kapolres Paser AKBP Anggie Yuliyanto Putro mengatakan, acara perlombaan ini sudah lama direncanakan. Namun awalnya hanya sebatas perlombaan saja. Setelah tim gowes Paser meminta untuk bergabung, rangkaian acara perlombaan akhirnya dijadikan satu rangkaian.

“Jadi dengan di gabung ya acara gowes dan berbagai acara perlombaan, kami ingin memperlihatkan pada masyarakat kalau bukan hanya motor gede yang kami kawal,” terang Anggie.

Selain itu melalui acara perlombaan, Anggie juga ingin menyampaikan pesan perjuangan para pahlawan dan semangat yang mereka miliki untuk merebut kemerdekaan. Meski tak seperti jaman dahulu, namun melalui perlombaan seperti panjat pinang semangat kebersamaan, kerja sama tim, bisa terlihat seperti perjuangan para pahlawan.

“Meski tak seperti dulu, namun melalui perlombaan ini kami ingin memperlihatkan semangat merayakan kemenangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan,” ucapnya.

Tak hanya itu Anggie juga berharap melalui, perlombaan yang pihaknya gelar ini, semangat nasionalisme di masyarakat bisa tertanam agar dapat menjaga Republik Indonesia (RI), khususnya di Kabupaten Paser. Dan menjaga perdamaian agar terwujudnya Paser yang damai.

“Kami harap ini bukan sekedar perlombaan, tetapi bisa menanamkan rasa nasionalisme masyarakat. Agar tercipta lingkungan yang kondusif, aman dan tentram,” tutup Anggie. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.