Paser Bentuk Tim Gabungan Atasi 400 Titik Api

Rapal JKN

 

Tana Paser, helloborneo.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Paser, Rabu (30/9) bertempat di Ruang Rapat Sadurengas sepakati pembentukan tim gabungan mengatasi 400 lebih titik api yang mengepung Kabupaten Paser. Dan atas dasar itu, melalui rapat koordinasi lintas sektor yang di gelar lintas SKPD, Manggala dan TNI, Polri untuk meminimalisir kondisi titik api dan kabut asap yang telah masuk level tanggap darurat.

Kepala BPBD Kabupaten Paser Chandra Iwanadi yang dijumpai usai rapat tersebut mengatakan, dari hasil rapat akhirnya disepakati dalam mengatasi titik api yang naik turun ini dan kondisi musim kemarau yang diprediksi hingga akhir November mendatang akan bekerja sama mengatasi kebakaran lahan yang sering terjadi.

“Total keseluruhan selama September ini ada 448 titik Api yang muncul di Paser dan untuk tingkatan Kaltim kita merupakan kawasan tertinggi titik apinya. Oleh sebab untuk menghadapi 2 bulan kedepan akan membentuk posko induk dari gabungan sektor terkait,” papar Chandra.

“Jadi dari hasil rapat koordinasi lintas sektor ini, kami menyepakati untuk satu komando untuk menghadapi titik api dan kabut asap yang kian parah,” lanjutnya.

Dan terkait polusi udara yang disebabkan meningkatnya kabut asap di Kabupaten Paser, pihaknya akan mencoba untuk bekerja sama dengan pihak ketiga untuk melakukan penanggulangan dampak kabut asap. Dengan penyedian masker sesuai standar. Dan akan mengelar rapat koordinasi kembali untuk meminta bantuan pada pihak ketiga.

“Tak sampai disini, kami juga akan mengajak kerja sama pihak pengusaha untuk ikut membatu mengawasi lingkungan dan membagikan masker pada masyarakat,” jelas Chandra. (jkn/log)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.