LPM Universitas Widya Gama Mahakam Gelar Plastik III

Rapal JKN

 

Para anggota baru LPM Juken UWGM, yang mengikuti Plastik 3 di Desa Pampang 13-15 November lalu. (Rapal JKN - Hello Borneo)

Para anggota baru LPM Juken UWGM, yang mengikuti Plastik 3 di Desa Pampang 13-15 November lalu. (Rapal JKN – Hello Borneo)

Samarinda, helloborneo.com – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Juken Universitas Widya Gama Mahakam (UWGM), Samarinda, Kalimantan Timur mengelar Pendidikan dan Latihan dasar Jurnalistik (Plastik) ke-III di Desa Pampang selama 3 hari, 13 – 15 November kemarin.

Ditengah ketatnya persaingan mencari kerja dengan ijazah S1 bukan merupakan modal yang cukup. Untuk itu LPM Juken yang merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) mencoba untuk melatih dan mengembangkan potensi diri.

LPM Juken UWGM, Samarinda, berupaya untuk menciptakan generasi mahasiswa yang tak hanya cerdas secara akademis.

Ketua Panita Plastik III Meltini mengatakan, dengan tema kegiatan “Semangat mempertahankan kreatifitas dengan tanggungjawab solidaritas”, pihaknya ingin menciptakan mahasiswa yang aktif secara akademis maupun organisasi.

Ada sekitar 7 peserta yang mengikuti, dengan melalui proses seleksi yang cukup panjang.

“Untuk Plastik III ini sendiri kami sudah mempersiapkannya sejak jauh hari, nantinya output dari kegiatan ini diharapkan mampu menjadi mahasiswa yang tampil berbeda dengan skill dasar jurnalis yang di terima dalam pelatihan,” paparnya.

Sementara itu Ketua Umum LPM Juken, Ida Nuriani menjelaskan, melalui kegiatan Plastik tersebut. Para anggota muda bukan hanya dibekali pelatihan jurnalistik, namun materi kepemimpinan, manajemen organisasi dan hal lainnya agar mampu mengaplikasikannya dalam kegiatan sehari-hari.

Tambah Ida, diharapkan capaiannya mampu menciptakan generasi pers mahasiswa yang kreatif dan andal. Seperti beberapa senior di LPM Juken UWGM yang telah terjun ke dunia jurnalistik maupun dunia kerja lainnya.

“Jadi dalam pelatihan itu sendiri, bukan hanya materi terkait pers mahasiswa. Namun seperti materi kepemimpinan, manajemen organisasi juga diberikan. Agar nantinya bisa teraplikasi di kegiatan sehari-hari sampai kedunia kerja,” ungkapnya. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.