Ketua SBSI PPU : UU Pengupahan 2015 Tidak Memihak Pada Buruh

Suherman

Ketua SBSI Kabupaten Penajam Paser Utara , Darwis Sihombing. (Suherman - Hello Borneo)

Ketua SBSI Kabupaten Penajam Paser Utara , Darwis Sihombing. (Suherman – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Isu demo nasional penolakan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan kata Ketua Serikat Buruh Seluruh Indonesia atau SBSI Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Darwis Sihombing adalah sebuah kewajaran karena tidak memihak pada buruh.

Ia akui pada butir PP itu dari segi nilai sebenarnya menguntungkan pekerja karena terjadi kenaikan upah mencapai 11,5 persen, jika benar diterapkan di sini. Dan sebenarnya sangat luar biasa, jika betul dilakukan.

Namun  lanjut dia, pada PP 78 tahun 2015 ada keganjilan pada pasal yang  menyebutkan tidak menjadi kewajiban perusahaan untuk memberikan Tujangan Hari Raya, jadi hal tersebut lah yang dipersoalkan oleh para pekerja, yang menganggap hal itu merugikan.

Sementara itu menanggapi isu akan terjadi demo buruh juga di Kabupaten PPU, Darwis mengatakan hal itu tidak benar, karena kami cabang SBSI, kami hanya mengikuti keputusan teman-teman buruh yang ada di pusat saja. Dan sampai saat  tidak ada laporan teman-teman buruh disini melakukan aksi demo juga.

“Kami mengikuti saja, namun seandainya ada aksi demo, kami dari pihak SBSI pasti mengurus izin ke pihak keamanan,” jelasnya. (rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.