BPS Penajam Sosialisasi Sensus Ekonomi

Iskandar – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

BPS Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, melakukan sosialisasi kegiatan sensus ekonomi. (Iskandar - Humas Setkab PPU)

BPS Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, melakukan sosialisasi kegiatan sensus ekonomi. (Iskandar – Humas Setkab PPU)

Penajam, helloborneo.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, melakukan sosialisasi kegiatan sensus ekonomi yang akan dilaksanakan pada 1 hingga 30 Mei 2016, untuk memperoleh gambaran kondisi ekonomi masyarakat di daerah itu.

“Sensus ekonomi harus dilakukan untuk mendapatkan potret yang utuh terkait perekonomian bangsa, sehingga setiap keputusan harus diambil berdasarkan informasi yang valid dan akurat sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional,” jelas Kepala BPS Kabupaten Penajam Paser Utara, Syahruni pada kegiatan sosialisasi sensus ekonomi 2016, Senin.

Pendataan seluruh sektor usaha secara menyeluruh selain sektor pertanian lanjut Syahruni, akan mampu menghasilkan gambaran lengkap tentang tingkatan dan struktur perekonomian non pertanian, serta informasi dasar dan karakteristiknya.

“Hasil sensus juga akan mengetahui terkait dasar dan daya saing bisnis di Indonesia serta penyediaan kebutuhan informasi usaha,” ujarnya.

Selain dunia usaha dan pelaku ekonomi, menurut Syahruni, akademisi, pelajar, mahasiswa, dan peneliti yang memperdalam masalah sosial politik dan ekonomi sangat disarankan menggunakan hasil sensus ekonomi 2016.

“Sasaran sensus ekonomi pada kota perkotaan dan kota pedesaan serta desa perkotaan dan desa pedesaan, petugas minimal melakukan 50 persen dari sasaran sensus itu karena 50 persen sudah dianggap cukup mewakili sebagai sampel potret ekonomi,” jelasnya.

Syahruni menegaskan, semua pelaku kegiatan ekonomi mulai dari pasar, usaha perorangan, badan usaha, perkantoran profesi dan jasa baik yang berizin maupun tidak berizin akan diminta untuk menjawab dan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh petugas BPS di lapangan.

“Seluruh pelaku ekonomi dan dunia usaha agar memberikan informasi yang terbaru secara terperinci dan akurat kepada petugas sensus yang telah ditunjuk oleh BPS. Dan kami menerima masukan dari pihak manapun bila menemukan di lapangan petugas kami tidak memenuhi SOP,” katanya. (adv/bp/rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.