Honorer DKPP Penajam Ditemukan Tewas Gantung Diri

Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Jenazah Hasan pelaku bunuh diri sebelum dimakamkan (Subur Priono - Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Jenazah Hasan pelaku bunuh diri sebelum dimakamkan (Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Seorang tenaga honorer Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi tergantung di dalam kamar mandi rumahnya, Jalan Kapao RT 06 Kelurahan Gunung Seteleng, Selasa.

Dari keterangan kerabat dekat, pria yang bernama Hasan (36) dan telah memiliki empat orang anak tersebut mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri sekitar pukul 09.00 Wita.

“Saya sangat kaget dan gemetaran saat mendengar kabar Hasan tewas gantung diri, karena sebelumnya saya masih sempat bertemu dengan Hasan di warung saya,” kata Hamiah, salah satu keluarga korban.

“Awalnya saya tidak percaya, kemudian saya coba telepon tetangga korban dan membenarkan, bahwa Hasan meninggal dunia,” jelasnya.

Selama ini Hasan selalu bercerita kapada suaminya, jika memiliki masalah, lanjut Hamiah, namun dirinya tidak pernah menduga, keluarganya (Hasan) yang dikenal pendiam tersebut megakhiri hidupnya dengan cara tragis.

Sebelum korban (Hasan) ditemukan tergantung di kamar mandi menurutnya, Hasan sedang berada di rumah bersama anaknya, sementara istrinya sedang tidak berada di rumah. Ketika Hasan masuk ke kamar mandi dengan membawa seutas tali, terlihat oleh anaknya.

Sang anak langsung berlari ke rumah Mallu (kakeknya) yang berjarak sekitar 50 meter dari rumahnya, melaporkan kejadian yang dilhatnya tersebut. Kemudian Mallu mendatangi kediaman Hasan, dan membuka pintu kamar mandi secara paksa, namun korban telah meninggal dunia dengan leher tergantung pada seutas tali nilon.

Setelah dilakukan visum di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kabupaten Penajam Paser Utara, jenazah Hasan langsung dimakamkan. (adv/bp/rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.