Air PDAM Penajam Berpasir dan Berbau Tidak Sedap

AH Ari B

 

Pelaksana Tugas Direktur PDAM Penajam Paser Utara, Misdianto (Bagus Purwa - Hello Borneo)

Pelaksana Tugas Direktur PDAM Penajam Paser Utara, Misdianto (Bagus Purwa – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com – Akibat kegiatan pengurasan kolam penampung dan pengendapan yang terjadi di pipa penyalur mengakibatkan air Perusahaan Daerah Air Minum bercampur pasir dan berbau tidak sedap, kata Pelaksana Tugas Direktur PDAM Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Misdiyanto.

“Kualitas air PDAM mengalami penurunan karena ada kegiatan pengurasan kolam penampung, selain itu air bercampur pasir dan bau tidak sedap pengaruh pengendapan di pipa penyalur ke masyarakat,” jelas Misdianto saat dihubungi di Penajam, Senin.

Misdianto menjelaskan, selama kegiatan pengurasan kolam penampung berlangsung, kualitas air yang mengalir ke rumah warga mengalami penurunan dan diperkirakan kualitas air bersih akan kembali normal beberapa hari ke depan.

“Kami perkirakan kondisi air bercampur pasir dan berbau tidak sedap itu, akan terjadi beberapa hari ke depan,” kata Misdianto.
Sementara itu beberapa pekan terakhir warga Kabupaten Penajam Paser Utara, mengeluhkan penurunan kualitas air PDAM yang mengalir ke rumah warga karena bercampur bercampur pasir dan berbau tidak sedap.

Kondisi air PDAM yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari oleh warga terasa lengket. Dan warga berharap kondisi tersebut tidak berlangsung lama.

Selain itu kualitas air bersih PDAM yang saat ini menjadi keluhan masyarakat tersebut, diduga akibat air Sungai Lawe-Lawe sebagai sumber air baku PDAM tercemar. (bp/*esa)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.