Yusran Aspar: APBD Penajam Alami Defisit

Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar dan Wakil Bupati Mustaqim Mz (Bagus Purwa - Hello Borneo)

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar dan Wakil Bupati Mustaqim Mz (Bagus Purwa – Hello Borneo)

Penajam, helloborneo.com –  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah mengalami defisit sehingga kemapuan keuangan daerah terbatas, kata Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Yusran Aspar disela-sela Safari Ramadhan Masjid Al-Ihsan Kelurahan Saloloang, Senin (20/6).

“Defisit APBD itu bukan hanya di Penajam Paser Utara, tapi sebagian besar kabupaten/kota di Kaltim, bahkan di Indonesia juga mengalami hal yang sama,” ujar Bupati Yusran Aspar.

Pada kegiatan Safari Ramadhan tersebut, Bupati Yusran Aspar juga memberikan 20 ambal kepada pengurus Masjid Al-Ihsan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Dampak dari APBD yang mengalami defisit itu, pelaksanaan pembangunan pemerintah daerah di lingkungan masyarakat sangat terbatas dan berjalan secara selektif, dan diharapkan masyarakat dapat mengerti.

“Kami minta masyarakat bersabar bersabar, jika saat ini pembangunan di lingkungan masyarakat masih belum dapat tuntas seluruhnya,” kata Yusran Aspar.

Namun, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser tidak tinggal diam untuk memperjuangkan kepentingan seluruh masyarakat, walaupun saat ini kondisi keuangan daerah terbatas.

“Pemerintah daerah pasti memikirkan rakyatnya, tapi masyarakat diharapkan juga mengetahui kondisi saat ini,” ujar Yusran Aspar.

Masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara patut bersyukur lanjutnya, jika melihat listrik yang telah dinikmati oleh hampir sebagian masyarakat.

Banyak daerah lain sampai saat ini belum mendapatkan jaringan listrik, seperti di Kabupaten Paser terdapat 40 desa hingga saat ini belum teraliri listrik.

“Sebagian besar daerah di wilayah Penajam Paser Utara sudah teraliri listrik, patut kita syukuri. Listrik itu persoalan yang dialami  seluruh daerah di Indonesia,” ucap Yusran Aspar.

Begitu juga persoalan lainnya seperti jalan, air dan sebagainya, pembangunan di Kabupaten Penajam Paser Utara menurut ia, memang harus berjalan selektif, dan benar-benar tepat sasaran.

Namun walaupun kondisi keuangan daerah terbatas tambah Yusran Aspar, pemerintah daerah tetap optimistis pembangunan daerah tetap berjalan dengan baik. (adv/bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.