Bupati Penajam: Ganti Lampu PJU Teknologi LED

Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar (Iskandar - Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar (Iskandar – Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Lampu PJU (penerangan jalan umum) akan diganti dengan lampu berteknologi LED yang mampu menghemat daya hingga 80 persen,” kata Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Yusran Aspar.

“Mengganti lampu PJU itu sebagai salah satu solusi mengatasi minimnya pasokan daya listrik, sehingga sering terjadi pemadaman listrik,” kata Bupati Yusran Aspar di Penajam, Kamis.

Pada tahap awal Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berencana mengganti 1.000 lampu PJU dengan lampu berteknologi LED, selanjutnya penggunaan lampu LED itu akan dilakukan di seluruh kantor pemerintahan.

Jika penggantian lampu LED di lingkungan pemerintahan telah terealisasi, lanjut Yusran Aspar, maka masyarakat diminta juga menggunakan lampu berteknologi LED itu, sehingga daya listrik yang dibutuhkan akan terpenuhi, bahkan bisa surplus hingga 9 megawatt.

Yusran Aspar menjelaskan, pengerjaan pemasangan hingga pemeliharaan lampu tersebut tanggung jawab perusahaan eSmart LED Lighting Solution produsen lampu dan barang elektronik dari Kota Mumbai, India.

“Perusahaan itu berinvestasi, pemerintah daerah membayar tagihan listrik ke perusahaan sebagai pengelola bukan ke PLN, tapi pengelola akan mengembalikan 20 persen ke pemerintah daerah kemudian pengelola membayar tagihan listrik ke PLN sebesar 20 persen, jadi hemat 80 persen,” katanya.

Perusahaan pengelola bisa mengikat kontrak kerja selama 10 tahun dengan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, dan   perusahaan itu yang melakukan pemeliharaan selama kontrak.

“Pemerintah daerah tidak lagi mengurusi pemeliharaan penerangan, jika terjadi kerusakan tinggal lapor ke perusahaan pengelola,” ujar Yusran Aspar.

Penggunaan lampu berteknologi LED tambahnya, merupakan bentuk pemanfaatan kemajuan teknologi  dalam melakukan penghematan daya listrik, sehingga beban penggunaan listrik dapat berkurang.

“Lampu LED itu tetap terang seperti lampu yang ada, tapi mampu menghemat mencapai 80 persen, dan penggantian lampu dengan teknologi LED itu ditargetkan akan mulai dilakukan pada tahun ini (2016),” ungkap Yusran Aspar. (adv/bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.