Satpol PP Penajam Intensifkan Pengamanan ULP

Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara

 

Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara, Denny Handayansyah (Subur Priono - Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara, Denny Handayansyah (Subur Priono – Humas Setkab Penajam Paser Utara)

Penajam, helloborneo.com – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mengintensifkan pengamanan pelaksanaan kagiatan Unit Layanan Pengadaan yang dipusatkan di kantor bupati setempat.

“Pengamanan itu menindaklanjuti perintah kepala daerah serta surat tertulis sekretaris kabupaten terkait pengamanan kantor Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara,” kata Kasi Ops Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara, Denny Handayansyah di Penajam, Rabu.

“Terutama, setelah terjadinya permasalahan pada pelaksanaan kegiatan ULP, pengamanan yang dilaksanakan harus benar-benar intensif,” tegasnya.

Satpol PP Kabupaten Penajam Paser Utara saat ini, tengah melakukan uji coba dengan menurunkan satu pleton personel untuk pengamanan tersebut.

Selain itu, lanjut Denny Handayansyah, juga akan melakukan identifikasi pengawasan dengan memberikan tanda kepada tamu yang datang ke Kantor Bupati Penajam Paser Utara.

“Tamu umum diberikan tanda warna hijau dan tamu yang akan ke ULP diberikan tanda warna kuning. Uji coba uji coba pengamanan di kantor bupati itu dilakukan selama sepekan” jelasnya.

Ia berharap, jam kerja anggota Satpol PP tetap terus dintensifkan, saat melakukan pengamanan di kantor kepala daerah tersebut.

“Jangan sampai ada anggapan, bahwa anggota Satpol PP yang melakukan tugas penjagaan hanya pindah tempat tidur, “ ujar Denny Handayansyah.

Dia menegaskan, bagi masyarakat yang akan melakukan urusan di kantor bupati diwajibkan mematuhi peraturan yang ada, salah satunya tamu wajib menggunakan sepatu.

Tamu yang datang ke Kantor Bupati Penajam Paser Utara, menurut Denny Handayansyah, juga diwajibkan meninggalkan identitas diri seperti KTP atau lainnya kepada petugas keamanan yang berjaga.

“Ketentuan itu harus dilaksanakan untuk memudahkan pengawasan terhadap semua tamu, sehingga jika ada kejadian yang mengganggu keamanan dapat dengan mudah diatasi,” ucapnya.

Kepada seluruh PNS (pegawai negeri sipil), khususnya di lingkungan Sekretariat Kabupaten Penajam Paser Utara diminta mentaati peraturan yang ada, terutama terkait parkir kendaraan.

“Personel kami terbatas, jadi terkait parkir kendaraan diharapkan kesadaran masing-masing PNS untuk kenyamanan dan kelancaran semua,” tambah Denny Handayansyah. (adv/bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.