Sekkab Penajam Instruksikan SKPD Kendalikan Pembayaran

AH Ari B

Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar (AH Ari B - Hello Borneo).

Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Tohar (AH Ari B – Hello Borneo).

Penajam, helloborneo.com – Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menginstruksikan setiap satuan kerja perangkat daerah di lingkungan pemerintah setempat untuk melakukan pengendalian pembayaran belanja seiring semakin merosotnya kondisi kas daerah.

“Pemerintah daerah terus lakukan evaluasi terkait kondisi keuangan berkenaan pendapatan maupun belanja daerah,” kata Tohar ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Jumat.

Ia menyatakan kas daerah masih cukup untuk membiayai belanja daerah, namun perlu dilakukan pengendalian pembayaran terhadap belanja langsung yang sifatnya seremonial.

“Kas daerah masih ada, tetapi dengan kondisi keuangan saat ini pemerintah daerah perlu lakukan pengendalian,” ujar Tohar tanpa menyebutkan secara rinci jumlah anggaran daerah yang tersisa saat ini.

Pengendalian pembayaran yang dimaksud itu, yakni menunda pembayaran langsung atau ganti uang setiap belanja operasional, seperti perjalanan dinas dan pembayaran insentif pegawai.

Tohar menegaskan anggaran kas daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara masih tersedia untuk menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara telah mengeluarkan surat edaran untuk seluruh SKPD atau instansi untuk menjaga likuiditas keuangan daerah.

“Dalan surat itu diinstruksikan agar setiap SKPD atau instansi menunda kegiatan belanja operasional yang sifatnya tidak terlalu penting,” jelas Tohar.

Instruksi pengendalian pembayaran belanja operasional tersebut tambahnya, berlaku hingga ada kepastian pencairan dana transfer dari pemerintah pusat pada triwulan ketiga dan keempat.

APBD Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2016 mengalami defisit sekitar Rp393 miliar sebagai imbas menurunnya penerimaan dana transfer serta dana bagi hasil minyak dan gas bumi dari pemerintah pusat.

Dengan terjadinya defisit anggaran tersebut Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara harus melakukan berbagai langkah penghematan anggaran di semua kegiatan. (adv/bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.