BKD Penajam Tunda Diklatpim Pegawai

AH Ari B

Kepala BKD PPU, Surodal Santoso

Kepala BKD PPU, Surodal Santoso

Penajam, helloborneo.com – Kepala Kepegawaian Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, menyatakan menunda pelaksanaan Pendidikan dan Latihan Kepemimpinan atau Diklatpim pegawai eselon IV karena adanya pemotongan anggaran.

“Anggaran kegiatan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang masuk rasionalisasi tahun ini (2016) mencapai Rp1,4 miliar, dari total alokasi anggaran sebesar 12 miliar,” ungkap Kepala BKD Kabupaten Penajam Paser Utara Surodal Santoso, ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Senin.

Anggaran yang masuk rasionalisasi itu, termasuk anggaran kegiatan Diklatpim pegawai eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser Utara sekitar Rp1,2 miliar.

“Penundaan pelaksanaan Diklatpim itu sebagai salah satu imbas dari upaya penghematan anggaran daerah yang semakin menurun,” jelas Surodal Santoso.

Untuk kegiatan Diklatpim bagi 30 orang pegawai eselon IV pada 2016 tersebut menurutnya, terpaksa ditunda dan akan anggaran Diklatpim itu akan kembali diajukan pada 2017.

Surodal Santoso menjelaskan, penyelenggaran Diklatpin cukup penting, karene bertujuan membentuk kompetensi kepemimpinan operasional pada pejabat struktural eselon IV melaksanakan tugas dan fungsi pemerintahan.

“Diharapkan anggaran pelaksanaan Diklatpim yang tertunda tahun ini (2016) dapat diakomodir kembali pada 2017,” ujarnya.

APBD Kabupaten Penajam Paser Utara pada 2016 mengalami defisit sekitar Rp393 miliar sebagai imbas menurunnya penerimaan dana transfer serta bagi hasil minyak dan gas bumi dari pemerintah pusat.

Dengan terjadinya defisit tersebut Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara harus melakukan berbagai langkah penghematan anggaran di semua kegiatan. (bp/*rol)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.