Dinkes Balikpapan Akreditasi 10 Puskesmas pada 2018

Bagus Purwa

Kota Balikpapan.

Balikpapan, helloborneo.com – Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, akan mengakreditasi 10 puskesmas (pusat kesehatan masyarakat) di Balikpapan pada 2018 mendatang.

Akreditasi atau penilaian puskesmas sebagai fasilitas kesehatan (faskes) tingkat I ini meliputi administrasi dan manajemen, standar operasi pelayanan, pelayanan medik, konsultasi kesehatan ibu, anak, dan Keluarga Berencana (KB), unit gizi, pencegahan dan pemberantasan penyakit, serta program kesehatan lingkungan dan kampanye kesehatan masyarakat. Akreditasi menggunakan anggaran dari Dana Alokasi Khusus.

Kepala DKK dr Balerina, saat dihubungi helloborneo.com di Balikpapan, Selasa, menjelaskan, hal-hal yang diberi penilaian itu dirangkum dalam 3 hal, yaitu administrasi, pelayanan, dan kemasyarakatan.

“Administrasi itu antara lain hal pencatatan dan pembukuan, pelayanan harus sesuai SOP, program kemasyarakatan seperti posyandu (pos pelayanan terpadu) dan keluarga sehat,” jelasnya.

Menurut Balerina, program akreditasi ini adalah program lanjutan. Pada 2017 ini sudah diakreditasi 7 puskesmas, yaitu Puskesmas Telaga Sari, Gunung Sari Ulu, Gunung Sari Ilir, Karang Rejo, Margo Mulyo, Sidomulyo, dan Muara Rapak.

Sampai saat ini seluruhnya sudah 15 puskesmas yang terakreditasi dari 27 puskesmas di Balikpapan. Selain yang sudah tersebut di atas, ada Puskesmas Lamaru, Teritip, Manggar, Klandasan, Sepinggan, Mekar Sari, Baru Ulu, Baru Ilir, Gunung Samarinda, Karang Rejo, dan Prapatan.

‘Semuanya untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat di wilayah masing-masing,” kata Balerina.

Puskesmas memang ditempatkan langsung di tengah permukiman warga. Tujuannya untuk memberikan pelayanan kesehatan dengan mudah, murah, dan cepat. Termasuk pencegahan penyakit dan keluarga berencana melalui berbagai kampanye kesehatan.

Pada puskesmas yang sudah terakreditasi, ada yang memberikan layanan rawat inap dan gawat darurat. Puskesmas yang berada di tepi jalan besar seperti namun cukup jauh dari pusat kota dan rumah-rumah sakit seperti Puskesmas Manggar juga memberi layanan persalinan. Karena itu ada bidan dan dokter jaga 24 jam. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.