Tiga Kecamatan Penajam Terdampak Banjir Akibat “Supermoon”

Bagus Purwa

Poto Banjir.(Sumber BPBD PPU)

Penajam, helloborneo.com – Sebanyak tiga kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, terdampak banjir yang diduga akibat fenomena “supermoon” atau bulan lebih dekat dengan bumi, kata Kepala Sub Bidang Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat, Nurlaila.

“Posisi bulan super (supermoon) berada dekat dengan bumi, kami duga penyebab terjadinya banjir di tiga kecamatan,” ujar Nurlaila ketika ditemui helloborneo.com di Penajam, Kamis.

Banjir di tiga kecamatan tersebut lanjut ia, disebabkan kondisi air sungai meluap dikarenakan pasangnya atau naiknya air laut sehingga rumah warga yang berada di areal tersebut terendam air.

“Penyebab banjir yang terjadi itu karena aktivitas pasang surut atau naik turunya air laut seiring dengan fenomena bulan super.” jelas Nurlaila.

Kondisi banjir tersebut juga diperparah dengan hujan lebat yang berapa waktu terakhir mengguyur wilayah Penajam Paser Utara.

Namun banjir itu menurut Nurlaila, hanya bersifat Rob atau akibat naiknya permukaan air laut, jika pasangnya air laut turun, maka air yang menggenangi rumah warga juga mengalami penurunan.

“Dua hari terakhir ini merupakan waktu jarak terdekat antara bulan dan bumi, serta diperparah terjadi hujan deras sehingga air sungai meluap,” ungkapnya.

Selain itu banjir yang terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara itu, juga disebabkan adanya pendangkalan pada saluran pembuangan air di pemukiman warga disertai kondisi sungai mengalami penyempitan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kabupaten Penajam Paser Utara melakukan identifikasi untuk mencari solusi penanganan banjir jangka pendek.

Ketinggian air yang menggenangi pemukiman warga di tiga kecamatan tersebut mencapai lebih kurang setinggi lutut orang dewasa.

Tiga kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara yang terdampak banjir tersebut, Kecamatan Penajam, Waru dan Kecamatan Babulu. (bp/hb)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.